Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

WORKSHOP PENGELOLAAN PUPUK BERSUBSIDI TAHUN ANGGARAN 2024 DI SWISS BELCOURT HOTEL BOGOR

14 Nov 2023 12:06:04 WIB 13x dibaca
BIDANG BSP
 WORKSHOP PENGELOLAAN PUPUK BERSUBSIDI TAHUN ANGGARAN 2024 DI SWISS BELCOURT HOTEL BOGOR
BIDANG PSP. Okvira Rinaldo, SE Analis Prasarana dan Sarana Pertanian bersama Deki Ravino, S.Pt Analis Prasarana dan Sarana Pertanian, melakukan Workshop Pengelolaan Pupuk Bersubsidi TA. 2024 Di Swiss Belcourt Hotel - Bogor. Pada hari Rabu sampai dengan Sabtu/ 8 s/d 11 November 2023. Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia mengadakan Workshop Pengelolaan Pupuk Bersubsidi TA. 2024 Di Swiss Belcourt Hotel - Bogor dengan Peserta dari Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, Worshop dibuka secara resmi oleh Direktur Pupuk dan Pestisida Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Bapak Ir. Tommy Nugraha, MM Tujuan Workshop yaitu merumuskan pengelolaan Pupuk Bersubsidi Tahun 2024 dengan berbagai Narasumber Tingkat Nasional dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Ombudsman Republik Indonesia, Kemeterian Perdagangan Republik Indonesia, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, serta PT Pupuk Indonesia (Persero). Rumusan Sementara Workshop Pengelolaan Pupuk Bersubsidi tahun 2024 yaitu : Permasalahan dalam mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi antara lain Skema tPubers, masih banyak ditemukan data (Nama/NIK) petani tidak padupadan dengan Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Skema Kartu Tani, dianggap gagal karena masih banyak kendala dalam implementasinya, Skema iPubers, masih memiliki kendala dalam jaringan/signal yang belum memadai di Remote Area serta Skema BLP, bantuan langsung ke petani belum jelas dan masih banyak catatan yang perlu disikapi dengan serius oleh para Stakeholders terkait. Dalam rangka optimalisasi layanan penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani, ada 2 (dua) hal yang perlu diperhatikan terkait dengan mekanisme penyaluran dan permasalahan dalam pendataan yaitu yang pertama Mekanisme penyaluran dan penebusan pupuk bersubsidi wajib memudahkan petani, dengan tetap mendorong akuntabilitas, yang kedua menuntaskan permasalahan pendataan dengan melakukan pemutakhiran data Petani Penerima Pupuk Bersubsidi secara komprehensif dengan melibatkan Petani, Kelompok Tani, Penyuluh dan Aparatur/Perangkat Desa/Nagari, Penguatan Penyuluh Pertanian dengan mengidealkan jumlah SDM Penyuluh (1 Desa/Nagari 1 Penyuluh), peningkatan kompetensi dan dukungan anggaran/insentif serta Penguatan institusi pendataan di Kementerian Pertanian. Diharapkan rumusan Sementara Workshop Pengelolaan Pupuk Bersubsidi tahun 2024 ini dapat disempurnakan untuk menjadi acuan Optimalisasi penyaluran dan pengendalian Pupuk Bersubsidi.
Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.