Pada Jumat, 15 September 2023 Bidang Keswan dan Kesmavet melakukan koordinasi dan konsultasi terkait pelaporan pengendalian dan penanggulangan penyakit mulut dan kuku (PMK) ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat. Adapun personil yang terlibat dalam rangka koordinasi dan konsultasi ini adalah Fungsional Medik Veteriner Muda, drh. Indosrizal dan Fungsional Pengawas Bibit Ternak Pertama, Magdarita Rustam, S.Pt. Tim Bidang Keswan dan Kesmavet bertemu dengan Fungsional Medik Veteriner Madya Bidang Keswan dan Kesmavet Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, drh. Iis Irawanti, M.Sc.
Pada forum koordinasi Tim Bidang Keswan dan Kesmavet menyampaikan kebutuhan Kabupaten Pesisir Selatan terkait vaksin PMK sampai akhir tahun 2023. Bahwa guna memenuhi capaian realisasi vaksinasi PMK, Kabupaten Pesisir Selatan masih terus melaksanakan pelayanan vaksinasi di wilayah kerja Puskeswan. Puskeswan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan hewan, terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi dengan melakukan koordinasi dengan perangkat desa atau nagari dengan melakukan pelayanan vaksinasi ke rumah - rumah (door to door service). Saat ini capaian vaksinasi PMK di Kabupaten masih di bawah 30%, demikian data yang disampaikan drh. Iis Irawanti, dan petugas medik veteriner dan paramedik veteriner Puskeswan di Kabupaten Pesisir Selatan hendaknya terus berupaya agar vaksinasi ini mencapai target. Terkait dengan pelaporan vaksinasi PMK, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumbar meminta supaya Kabupaten Pesisir Selatan mengirimkan laporan vaksinasi setiap bulan, agar nanti tidak merepotkan pada saat laporan tersebut dilakukan verifikasi. Untuk diketahui bersama bahwa masing-masing Puskeswan di Kabupaten Pesisir Selatan sudah memiliki petugas yang melakukan pengiriman laporan online melalui isikhnas AIM yang dilatih oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Sumatera pada tahun lalu. Petugas-petugas ini sudah memiliki kapasitas untuk melakukan pengiriman laporan vaksinasi individual di samping petugas-petugas tersebut juga ikut melakukan pelayanan bersama petugas medik veteriner.
Pada saat yang sama, Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan mendapatkan alokasi vaksin PMK sebanyak 7.500 dosis dengan merk dagang Cavac, berikut dengan peralatan penunjang vaksinasi seperti alat suntik dan obat-obatan. Semoga dengan bertambahnya alokasi vaksin PMK, kasus PMK pada ternak sapi dan kerbau di Kabupaten Pesisir Selatan tidak ada lagi. (Kontributor: drh. Indosrizal, Fungsional Medik Veteriner Muda Penyetaraan Bidang Keswan dan Kesmavet).
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!