Guna pencapaian target vaksinasi PMK, pada Kamis, 2 Mei 2024, Bidang Keswan dan Kesmavet melaksanakan distribusi vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke Puskeswan Padang Laban di kecamatan Ranah Pesisir. Tim Keswan dan Kesmavet yang dipimpin oleh drh. Indosrizal sebagai fungsional medik veteriner didampingi oleh fungsional pengawas bibit ternak, Magdarita Rustam, S.Pt. Pada kesempatan kunjungan ini, tim bertemu dengan Kepala Puskeswan Padang Laban, drh. Fitriyah Yuskha, yang diikuti oleh beberapa personil paramedik veteriner Puskeswan, Sdr. Rizondra, S.Pt, M.Si dan Azizul Roy Yeza, S.Pt.
Vaksin PMK dengan merk dagang Shchelkovo diserahkan kepada Kepala Puskeswan sebanyak 1.000 dosis, yang nantinya akan diberikan pelayanan vaksinasi di 2 kecamatan, yakni kecamatan Ranah Pesisir dan kecamatan Linggo Sari Baganti.
Adapun informasi terkait vaksin PMK Shchelkovo ini, merupakan vaksin monovalent FMD (Cultural Monovalent Absorbed Inactivated Vaccine against Foot and Mouth Disease). Vaksin ini diproduksi oleh SHCHELKOVO-BIOCOMBINAT, Biocombinat township, Losino-Petrovsky urban distric, Moscow Region Rusia dan diimpor oleh PT. STERILYN HALAL INTERNASIONAL, Kawasan Industri Sentul Blok H9 No.9 Leuwinutug, Citeureup Bogor.
Penggunaan:
Vaksin ini digunakan untuk pengebalan terhadap penyakit mulut dan kuku pada hewan sapi, kerbau, kambing, domba, unta, rusa dan babi.
Komposisi:
Setiap dosis mengandung kurang lebih 6PD50 virus strain O/TUR/2009 di dalam emulsi Aluminium Hidroksida {Al(OH)3} dan saponin.
Deskripsi dan Karakteristik:
Secara visual berupa cairan berwarna kekuningan dan sedimen berwarna putih-abu pada saat penyimpanan. Sedimen ini akan dengan mudah terhomogenisasi dengan cara mengocok botol secara perlahan-lahan. Volume: Pada setiap botolnya vaksin ini berisi 52-54 mL
Dosis dan Aplikasi:
Vaksin diaplikasikan kepada hewan secara sub kutan (SC) dengan dosis sebagai berikut: sapi, kerbau, unta dan rusa diaplikasikan pada pertengahan sepertiga leher sebanyak 2 mL, sedangkan pada kambing, domba dan babi diaplikasikan pada bagian dalam paha kaki belakang sebanyak 1 mL.
Penyimpanan dan Transportasi:
Vaksin ini harus disimpan dan ditransportasikan pada kondisi yang terhindar dari paparan sinar matahari langsung pada suhu 2°-8° C, vaksin tidak boleh dibekukan. Untuk kepentingan transportasi vaksin diizinkan untuk dibawa pada kondisi terhindar dari paparan sinar matahari langsung dengan temperatur kurang lebih sama dengan 20°C selama maksimal 3 hari. Waktu penyimpanan 18 bulan setelah tanggal produksi.
Respon Kekebalan:
Kekebalan terhadap patogen virus akan terbentuk 21 hari pasca vaksinasi, dengan durasi proteksi 3 bulan pada hewan muda dan 6 bulan pada hewan dewasa.
Semoga dengan didistribusikannya vaksin PMK ke Puskeswan Padang Laban, pelayanan vaksinasi PMK berjalan lancar dan ternak milik masyarakat terhindar dari serangan infeksi berikutnya. (Kontributor: drh. Indosrizal, Fungsional Medik Veteriner dari Bidang Keswan dan Kesmavet).
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!