Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

EMBUNG DAN DAM PARIT MERUPAKAN TEKNOLOGI KONSERVASI AIR YANG SEDERHANA DITERAPKAN DI KWT PELITA HATI

22 Aug 2023 09:46:52 WIB 9x dibaca
BIDANG BSP
EMBUNG DAN DAM PARIT MERUPAKAN TEKNOLOGI KONSERVASI AIR YANG SEDERHANA DITERAPKAN DI KWT PELITA HATI
BIDANG PSP. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Mardoni, SE, M.Si bersama Tim Teknis dan staf PSP melakukan monitoring dan Evaluasi ke KWT Pelita Hati di Kecamatang Linggo Sari Baganti pada, hari Selasa, 15 Agustus 2023. Air permukaan dan air tanah merupakan sumber air yang memberikan kontribusi besar untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, baik untuk memenuhi kebutuhan langsung hidupnya maupun sebagai sumber air irigasi. Untuk itu pemanfaatan air permukaan dan air tanah sebagai sumber air irigasi perlu dikelola dengan baik sesuai dengan potensinya sehingga dapat dimanfaatkan secara Lestari. Secara alami kebutuhan air untuk tanaman dapat dipenuhi dari air hujan, namun dalam kenyataannya dibeberapa kecamatan dan Nagari dan dalam waktu-waktu tertentu jumlah air hujan tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan air bagi tanaman. Sedangkan infrastruktur, sarana prasarana irigasi masih merupakan permasalahan mendasar sektor pertanian. Kondisi ini menyebabkan pertumbugan tanaman menjadi tidak optimal yang selanjutnya dapat mengganggu tingkat produktivitasnya. Pengembangan irigasi air permukaan merupakan salah satu kebijakan dan kegiatan dilapangan terkait dengan pencapaian sasaran tercapainya pengembangan sumber air alternatif dan skala kecil yang diprioritasnkan untuk Kawasan yang kekurangan air. Dampak kekeringan dan banjir kini dirasakan semakin besar dan menyebabkan resiko pertanian semakin meningkat dan sulit diprediksi. Sementara itu tekanan kebutuhan penduduk yang luar biasa menyebabkan kerusakan hutan dan daur hidrologi tidak terelakkan lagi. Indikatornya debit Sungai merosot tajam dimusim kemarau, sementara dimusim penghujan debit air meningkat tajam. Rendahnya daya serap dan kapasitas simpan air di Daerah Aliran Sungai (DAS) ini menyebabkan pasokan air untuk pertanian semakin tidak menentu. Kondisi ini diperburuk dengan terjadinya kekeringan agronomis akibat pemilihan komoditas yang tidak sesuai dengan kemampuan pasokan airnya. Untuk mengatasi kekeringan diperlukan teknologi konservasi air yang sederhana, biayanya relative murah dan dapat dijangkau kemampuan petani. Teknologi tersebut salah satunya adalah EMBUNG, dan DAM PARIT serta SALURAN IIRGASI untuk membaginya. Dari kegiatan dari Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat Satker 08, dialokasikan 1 unit di Kabupaten Pesisir Selatan dengan luas sawah yang diairi adalah sebesar 25 Ha di Nagari Rantau Simalenang Kecamatan Linggo Sari Baganti di Kelompok Wanita Tani (KWT) Pelita Hati, pada saat ini progress fisik dilapangan lebih kurang 65%. Dari hasil monitoring ke Lapangan Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian beserta Tim Teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pesisir Selatan, mengatakan “pelaksanaan kegiatan diharapkan agar segera diselesaikan karena sekarang sudah masuk musim penghujan, agar pelaksanaan pekerjaan tidak terkendala nantinya”. Kepada Pengawas diharapkan segera membuat laporan Kemajuan Pelaksanaan Pekerjaan, diharapkan juga kepada KWT Pelaksana pekerjaan agar seluruh administrasi diselesaikan supaya tidak terkendala dengan pendanaan berikutnya. Tim teknis menyampaikan, agar segala hasil monev ini segera ditindaklanjuti dan menjadi catatan dilapangan, terutama bagi Pengawas dan Pelaksanaan kegiatan yakni KWT Pelita hati.
Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.