Padang Pariaman, 14 November 2023. Sebagai MT/Fasilitator penanggulangan dan pengendalian PMK Kepala Puskeswan Painan ikut serta melakukan bimbingan lapangan pilot project percepatan pelaksanaan vaksinasi PMK dan LSD di Kabupaten Padang Pariaman. Setelah hari sebelumnya dilakukan pembagian tim untuk melakukan pendampingan petugas Kabupaten melakukan vaksinasi di lapangan kami tim yang mendampingi petugas Kabupaten Padang Pariaman untuk melakukan percepatan vaksinasi di beberapa Nagari target. Tim yang mendampingi Kabupaten Padang Pariaman melakukan vaksinasi terdiri dari drh. Fitro selaku MT atau fasilitator PMK, drh. Ahmad Ghozali beserta stafnya drh. Riko dari dinas peternakan dan kesehatan hewan beserta stafnya. Pendampingan ini dilakukan untuk melakukan pendampingan Untuk melihat seberapa jauh petugas menerapkan komunikasi perubahan perilaku atau bahasa lain Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kepada peternak sebelum dilakukan vaksinasi sehingga masyarakat mau ternaknya untuk divaksin.
Untuk wilayah Kabupaten Padang Pariaman selama pengamatan kami di lapangan semua petugas yang terlibat dalam melakukan vaksinasi sudah sangat menguasai komunikasi perubahan perilaku yang sudah dilakukan pelatihan di hari sebelumnya. Vaksinasi yang dilakukan pada hari tersebut berjalan cukup lancar kegiatan vaksinasi hanya terkendala ternak yang tidak diikat di dalam kandang atau semi intensif sehingga lama menunggu proses memasukkan sapi ke dalam kandang untuk dilakukan vaksinasi. Tim vaksinasi Kabupaten Padang Pariaman sangat solid selama dilaksanakan vaksinasi di lapangan. Masing-masing tim sudah sangat menguasai tugasnya sehingga target yang diberikan oleh tim dari panitia tercapai dengan baik dalam pilot project pelaksanaan akselerasi atau percepatan pelaksanaan vaksinasi PMK dan LSD.
Untuk monitoring kegiatan percepatan vaksinasi PMK dan LSD di empat Kabupaten di Sumatera Barat kali ini tim panitia menggunakan absensi berbasis digital. Masing-masing peserta yang terlibat dalam tim vaksinasi diwajibkan melakukan absensi berbasis digital ini dengan mengisi beberapa data dan mengupload beberapa foto yang diperlukan diantaranya foto saat melakukan kie foto saat melakukan vaksinasi serta foto form laporan manual vaksinasi. Tim panitia dengan menggunakan teknologi digital ini dengan mudah bisa mentracking capaian kegiatan percepatan vaksinasi di Empat Kabupaten di Sumatera Barat ini
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!