Padang 12 November 2023, mengawali kegiatan percepatan vaksinasi PMK dan LSD di Sumatera Barat dilakukan briefing yang dilaksanakan di kantor rapat kepala dinas Peternakan dan kesehatan hewan provinsi Sumatera Barat. Dalam kesempatan kali ini hadir pihak Kementerian Pertanian yang diwakili oleh tim p2h Dirjen peternakan dan kesehatan hewan dan pihak FAO serta bidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat serta dua orang MT/fasilitator pengendalian dan penanggulangan PMK di Sumatera Barat yang salah satunya adalah kepala Puskeswan Painan.
Kegiatan kali ini didanai oleh FAO bekerjasama dengan pemerintah Australia untuk membantu pemerintah Indonesia dalam penanggulangan dan pengendalian kasus PMK dan LSD di Indonesia. Pada rapat kali ini dipimpin langsung oleh pihak FAO yang diwakili oleh dokter hewan Ahmad Ghozali titik Pada kesempatan kali ini Ahmad Ghozali menjelaskan tentang latar belakang dan tujuan program percepatan vaksinasi PMK dan LSD di Sumatera Barat ini dilakukan. Serta metode apa saja yang akan dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan percepatan vaksinasi dan PMK di Sumatera Barat pada kesempatan kali ini Ahmad Ghozali menjelaskan metode yang akan dilakukan adalah metode komunikasi perubahan perilaku.
Drh. Kamil selaku Kabid Keswan dan Kesmavet menyampaikan Kenapa empat kabupaten kota yang dipilih sebagai pilot project di Sumatera Barat untuk kegiatan percepatan vaksinasi PMK dan LSD. Selain itu dari panitia juga menyampaikan beberapa hal penting tentang administrasi serta hak dan kewajiban semua yang terlibat pada kegiatan ini.
Kegiatan pilot project percepatan pelaksanaan vaksinasi PMK dan LSD di Sumatera Barat ini akan berlangsung selama 5 hari kedepan. Senin, 13 November 2023 akan dilakukan koordinasi pelaksanaan percepatan vaksinasi PMK dan LSD bersama seluruh stakeholder yang terkait di 4 kabupaten kota yang menjadi sasaran kegiatan pilot project percepatan vaksinasi PMK dan LSD ini diantaranya Kabupaten Solok, kabupaten Sijunjung, Kabupaten Padang Pariaman dan kabupaten Pasaman Barat. Kemudian kegiatan akan dilanjutkan dengan pelaksanaan vaksinasi di masing kabupaten kota sampai hari Jumat 17 November 2023
Hasil dari semua rangkaian kegiatan ini akan disampaikan kepada direktur kesehatan hewan Kementerian Pertanian untuk menjadi bahan acuan untuk kegiatan vaksinasi di tahun-tahun berikutnya diharapkan kegiatan ini bisa membantu mempercepat kebebasan kasus PMK di Indonesia
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!