Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

Koordinasi Percepatan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD)

17 Nov 2023 22:14:30 WIB 13x dibaca
PUSKESWAN PAINAN
Koordinasi Percepatan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD)

Padang, 13 November 2023. Kepala Puskeswan Painan selaku MT/Fasilitator PMK di sumatera barat ikut dilibatkan dalam rangka kegiatan percepatan vaksinasi PMK dan LSD di sumatera barat. Kegiatan pilot project kali ini melibatkan 4 kabupaten yang ada di sumatera barat yaitu: Sijunjung, Solok, Padang Pariaman dan Pasaman Barat.

Kegiatan koordinasi  kali ini di laksanakan di aula kantor dinas peternakan dan kesehatan hewan provinsi sumatera barat. Kegiatan ini adalah kegiatan hari ke 2 yang di ikuti kepala Puskeswan (drh. Fitro) setelah sebelumnya hari pertama kegiatan yakni di hari minggu kegiatan brifing antara seluruh panitia yang terdiri dari FAO, Kementan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatera Barat dalam hal ini bidang Keswan dan Kesmavet serta MT/Fasilitator PMK mengenai tujuan dan strategi yang akan dikuakan pada seluruh kegiatan percepatan vaksinasi PMK dan LSD ini.

Pada kegiatan kali ini di lakukan metode Komunikasi Perubahan Perilaku. Dimana Panitia yang terlibat membagi diri jadi 4 tim yang nantinya membantu pihak kabupaten terlibat pada kegiatan ini. Kegiatan ini terdiri dari 4 sesi yakni:

1. Pemetaan Potensi Wilayah

masing-masing kabupaten diminta membuat peta wilayah dan potensi populsi ternak yang akan di vaksin yang terdiri dari sapi, kerbau, kambing dan domba.

2. Pemetaan Tenaga Yang Terlibat dalam percapatan vaksinasi PMK dan LSD ini.

Masing-masing kabupaten menuliskan siapa saja stake holder terkait yang akan dilibatkan dalam kegiatan ini sepert contoh: camat, wali nagari, wali jorong, penyuluh, ketua kelompok ternak dan tim inti Puskeswan sendiri tergantung kearifan lokal masing-masing kabupaten.

3. Analisa masalah dan solusi

Masing-masing kabupaten diminta membuat tabel masalah apa saja yang ditemukan dilapangan selama proses vaksinasi PMK dan LSD yang sudah dilakukan selama ini dan berdiskusi dengan panitia mencari solusinya.

4. Action plan

Terakhir masing-masing kabupaten membuat action plan menggunaka SMART Plan:

  • Specific (simple, sensible, significant).
  • Measurable (meaningful, motivating).
  • Achievable (agreed, attainable).
  • Relevant (reasonable, realistic and resourced, results-based).
  • Time bound (time-based, time limited, time/cost limited, timely, time-sensitive).

Dan diakhir sesi diminta perwakilan mempresentasikan hasil agar masing-masing kabupaten bisa melihat dan mendiskusikan untuk saling melengkapi.

Kegiatan kali ini berjalan lancar dan di harapkan masing kabupaten bisa melakukan Eksekusi kegiatan percepatan vaksinasi PMK dan LSD di lokasinya sesuai action plan yang sudah dihasilkan.

 

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.