Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

Pelaksanaan Pertemuan Komunikasi Informasi dan Edukasi Penyakit Mulut dan Kuku

31 Aug 2023 15:03:05 WIB 23x dibaca
BIDANG KESWAN
Pelaksanaan Pertemuan Komunikasi Informasi dan Edukasi Penyakit Mulut dan Kuku

Bidang Keswan dan Kesmavet pada Kamis, 31 Agustus 2023, memfasilitasi pelaksanaan pertemuan Komunikasi, Informasi dan Edukasi atau KIE Penyakit Mulut dan Kuku. Pertemuan KIE ini terlaksana berkat kerjasama Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat dengan satuan kerja Tugas Pembantuan dan Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan.

Pertemuan ini dihadiri oleh Camat dan Wali Nagari di 5 Kecamatan, yaitu Kecamatan Koto XI Tarusan, Kecamatan Bayang, Kecamatan IV Jurai, Kecamatan Batang Kapas dan Kecamatan Sutera dengan jumlah peserta sebanyak 85 orang. Pertemuan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan. Adapun narasumber yang diundang adalah Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan, Madrianto, S.Hut, M.H dengan materi Situasi dan Perkembangan Penyakit Mulut dan Kuku Tahun 2023, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana, bapak Zulkifli, S.Sos dengan Judul Materi Pemanfaatan Dana Desa Dalam Rangka Pengendalian Penyakit Hewan Menular dan Kepala Puskeswan Terpadu Painan, drh. Hayatul Fitro dengan judul materi Manajemen Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku. Pertemuan ini turut didampingi oleh staf Keswan dan Kesmavet Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, yaitu drh. Iis Irawanti, M.Sc beserta rombongan.

Adapun kesimpulan dari diskusi pertemuan KIE ini adalah:

A. Sambutan dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan

1. Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan kegiatan yang strategis 

2. Realisasi Vaksin PMK di Kab. Pesisir Selatan 13% dari ternak sapi di Kab. Pesisir Selatan 

3. Kendala : mobilisasi target vaksinasi yaitu ternak, pola konsumsi masyarakat terhadap daging masih biasa biasa saja karena belum ada RPH yang memiliki NKV 

4. Peran serta Wali Nagari beserta jajaran sangat diperlukan berpengaruh besar dalam kelancaran proses pelaksanaan vaksinasi ternak  

5. Diminta kerjasama yang solid antara dinas terkait dengan Camat dan Wali dalam pencapaian target vaksinasi, dan memberikan pemahaman masyarakat terkait pentingnya vaksinasi PMK.

B. Paparan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Bapak Zulkifli, S.Sos. “Pemanfaatan Dana Desa dalam rangka Pengendalian Penyakit Hewan Menular di Kabupaten Pesisir Selatan”

a. Dasar Hukum: Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 7 tahun 2021 dan Peraturan Menteri Desa PDTT nomor 8 Tahun 2023. 

b. Dana desa bisa digunakan untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi PMK, karena termasuk kedalam tujuan penggunaan dana desa yaitu diantaranya Pemberdayaan masyarakat desa dan Penanggulangan bencana, tanggap darurat dan keadaan mendesak 

c. Pemanfaatan dana desa untuk nagari aman penyakit hewan menular.

d. Padat karya tunai desa ekonomi produktif, pada bidang pelaksanaan pembangunan nagari : Pembersihan kandang secara bersama, pemusnahan barang-barang terkontaminasi PMK, dekontaminasi, sterilasasi, desinfektan kandang beserta kelengkapan kandang terkontaminasi PMK 

e. Diharapkan dukungan Nagari dalam Pengadaan/penyelenggaraan posko kesiapsiagaan PMK, Pelatihan kesiapsiagaan/tanggap bencana virus PMK dan Peningkatan kapasitas keamanan dalam pencegahan, penanganan dan pengendalian PMK

C. Paparan dari drh. Hayatul Fitro “Manajemen Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)”

1. PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang sangat menular yang menyerang hewan berkuku belah dan genap, disebabkan oleh virus. 

2. Contoh hewan : sapi, kerbau, kambing, domba dan babi 

3. Angka kematian pada ternak dewasa 2-3% dan pada ternak kecil di atas 50%  

4. Kerugian akibat PMK : Pada ternak : Penurunan produksi susu, kematian mendadak, infertilitas Pada Peternak : Potensi kerugian ekonomi  

5. Tantangan pengendalian PMK : Penularan cepat, satwa liar dapat tertular, variasi virus beragam, penurunan motivasi dalam pelaksanaan vaksinasi, jangka waktu proteksi vaksin yang diberikan pendek, hewan sembuh masih bisa menularkan, lalu lintas ternak sulit diminimalisir, anggaran biaya.

6. Gejala : demam, nafsu makan menurun, lesu, air liur berlebihan, ada luka pada mulut dan kuku

7. Penularan : kontak langsung; mekanis melalui orang, sepatu, jarum suntik; angin ; dan produk asal hewan ? Tindakan pertama pada PMK : pisahkan ternak sakit, hubungi petugas, pembersihan dan desinfektan kandang serta peralatan kandang, batasi pergerakan hewan, berikan pakan berkualitas dan vitamin

Kunci pengendalian PMK : imunitas/vaksinasi; bioscurity; pengendalian lalu lintas ternak; dan isolasi ternak  Pengobatan PMK : tidak ada pengobatan khusus. Vaksinasi : bertujuan untuk pencegahan penyakit (Kontributor: drh. Indosrizal, Fungsional Medik Veteriner Ahli Muda Bidang Keswan dan Kesmavet)

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.