Sobat keswan Puskeswan Silaut
Distokia merupakan suatu keadaan dimana induk hewan mengalami kesulitan dalam proses melahirkan. Penyebab dari distokia ini adalah masalah yang terjadi dari induk maupun dari anak. Masalah dari induk antara lain, kegagalan dalam merejan dan adanya sumbatan dari saluran peranakan, sedangkan masalah dari fetus biasanya dikarenakan kekurangan hormon, ukuran fetus terlalu besar, posisi fetus yang salah ataupun kematian fetus. Peternak kambing atas nama Irul, RT 9 Kp. Ranto Panjang, nagari Pasir Binjai, Kec.Silaut melaporkan ke Puskeswan Silaut bahwa kondisi kambing nya bunting tua dan kesulitan melahirkan dengan posisi kaki anak sudah terlihat keluar. Dokter Hewan segera menuju lokasi kandang dan melakukan pemeriksaan dengan palpasi. Kondisi cervic sudah membuka sempurna, maka segera dilakukan tindakan reposisi (pengembalian pada posisi semula). Fetus berukuran besar dan indukan kelelahan merejan dan kehilangan energi untuk mengejan. Pemberian obat supporting injeksi dan bantuan tindakan tarik janin dilakukan oleh dokter hewan. Setelah 30 menit kemudian anak pertama lahir dengan jenis kelamin betina,kondisi sehat dan hidup, lalu 5 menit kemudian anak kedua lahir dengan jenis kelamin jantan dengan kondisi sehat dan hidup. Pasca melahirkan 2 ekor anak,induk kambing terlihat lemas dan belum mau menyusui anak. Dokter hewan mendekatkan anak ke induk untuk dijilat sebagai bonding induk dan anak serta mengajarkan anak untuk belajar menyusu dengan mendekatkan mulut ke puting susu induk agar mendapatkan kolostrum untuk sistem imun.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!