Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

PELAYANAN PUSKESWAN SILAUT KASUS SKABIES PADA KAMBING

07 Oct 2023 14:45:22 WIB 12x dibaca
PUSKESWAN SILAUT
PELAYANAN PUSKESWAN SILAUT KASUS SKABIES PADA KAMBING

Skabies pada kambing ialah penyakit parasitik yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei var caprae, Psoroptes caprae, Chorioptes caprae, dan Demodex caprae. Penyakit skabies menunjukkan gejala kelainan kulit yang dicirikan oleh hiperkeratosis, dermatitis pruritus, dan alopesia.Penyakit Scabies adalah salah satu jenis penyakit kulit yang sering menyerang ternak kambing yang disebabkan oleh tungau sarcoptes scabei. Kambing yang terinfestasi penyakit scabies apabila tidak diobati akan mengalami kematian dalam waktu 3 (tiga) bulan, sehingga dari sisi ekonomi menyebabkan kerugian bagi para peternak kambing.

Penularan skabies umumnya melalui kontak langsung dengan hewan sakit atau sarana prasarana kandang tercemar seperti kandang, tempat makan, tempat minum, dll. Kondisi ternak yang kurang baik akan mempercepat terjadinya penularan penyakit skabies. Umumnya bagian tubuh yang diserang adalah daerah yang sedikit ditumbuhi rambut seperti : moncong, telinga, dada bagian bawah, perut, pengkal ekor, sepanjang punggung, leher, dan kaki.

Ternak yang terinfestasi tungau akan merasa gatal dan selalu menggaruk-garuk, menggosok-gosokkan atau menggigit-gigit bagian tubuhnya yang teriritasi sehingga terjadi luka dan lecet. Dalam keadaan parah maka seluruh tubuh dapat terserang, kulit meradang dan mengeluarkan cairan membentuk kerak pada permukaan kulit. Kulit penderita skabies akan mengeras, menebal dan melipat-lipat. Pada tempat-tempat tersebut biasanya rambutnya rontok sehingga terjadi Kerontokan bulu atau kegundulan.Diagnosis skabies berdasarkan gejala klinis dan melakukan pemeriksaan mikroskopik pada kerokan kulit. Pengobatan skabies bisa dilakukan dengan injeksin ivermectin dan perlu dilakukan pengobatan ulangan agar hasil penyembuhan lebih maksimal dan tidak terulang kembali.

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.