Jl. DR. Moh. Hatta Painan,
Kabupaten Pesisir Selatan.
Umum
PEMANFAATAN JALAN USAHA TANI KELOMPOK TANI TUAH SEPAKAT NAGARI UNTUK MENGURANGI ONGKOS PRODUKSI PERT
11 Nov 2023 09:47:10 WIB 18x dibaca
BIDANG BSP
BSP. Kelompok Tani Tuah Sepakat Nagari Sungai Tunu Barat Kecamatan Ranah Pesisir Pekerjaan Jalan Usaha Tani yang pada saat ini hampir selesai 100% dan akan dilakukan serah terima, dari hasil evaluasi Tim Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan yang melakukan Monitoring ke lokasi yang dipimpin oleh Kabid PSP dan didampingi oleh Koordinator BPP Kecamatan Ranah Pesisir serta Fungsional dan Kelompok tani mengatakan bahwa pada saat ini progres pekerjaan sudah mencapai 100%, kami menunggu untuk diserah terimakan. Disamping Jalan Usaha Tani tersebut berupa pembukaan jalan baru dan pembangunan jembatan kecil (platedekker) yang melewati anak sungai, diharapkan jalan tersebut bisa dilewati oleh kendaraan roda 4 (mobil) dan kendaraan roda 2 karena berada dikawasan lahan perkebunan dan lahan pertanian padi sawah serta hortikultura.
Kepala Bidang PSP Mardoni menyatakan pembangunan Jala Usaha Tani (JUT) yang menjadi program Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan sebagai langkah untuk memudahkan akses petani memperluas jalur distribusi hasil pertanian yang dinilai membantu petani dalam meningkatkan produksi pertanian, fungsional PLA Hendro Kurniawan menambahkan JUT juga pada praktiknya mendorong pemulihan ekonomi daerah.
Pembuatan JUT dilakukan kawasan budidaya tanaman pangan, perkebunan dan hortikultura serta peternakan. Namun lahan yang ditetapkan sebagai lokasi JUT harus memenuhi syarat, antara lain clear dan clean, status lahan juga harus jelas dan tersedua petani penerima manfaat, sesuai kriteria yang telah ditentukan.
JUT atau jalan pertanian, tambah kabid PSP Mardoni, nerupakan prasarana transportasi pada kawasan pertanian untuk memperlancar mobilitas alat mesin pertanian, mengangkut sarana produksi menuju lahan pertanian dan mengangkut hasil produksi pertanian dari lahan. Jika jalan tidak bagus, ketika panen petani akan kesulitan mengakses jalan. Perawatan alat mesin pertanian maupun sarana dan produksi pertanian (saprodi) juga akan kesulitan. Dengan dibangunnya JUT sangat mempermudah dalam mobilitas sehingga mampu menekan biaya produksi pertanian.
Untuk itu dia mengimbau kepada kelompok tani agar merawat Jalan Usaha Tani (JUT) yang telah dibangun pemerintah, selain itu juga mengawasi penggunaannya agar tidak dilalui kendaraan melebihi batas ambang tonasenya.