Jl. DR. Moh. Hatta Painan,
Kabupaten Pesisir Selatan.
Umum
PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI TERSIER DI KELOMPOK TANI TARUKO SEGERA DIMANFAATKAN KELOMPOK
16 Oct 2023 10:55:08 WIB 5x dibaca
BIDANG BSP
Tim Teknis dan Kabid PSP melakukan evaluasi terhadap pembangunan Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) di Kelompok Tani Taruko Nagari Koto Berapak Kecamatan Bayang, dari hasil evaluasi ada beberapa catatan yang disampaikan oleh Tim teknis, diantaranya masih ada beberapa kekurangan pekerjaan, baik panjang dan lebar jaringan irigasi tersebut, sehingga perlu dilakukan perbaikan dan melengkapi fisik / volume yang telah ditetapkan di RAB. Karena sesuai dengan harapan masyarakat bahwa irigasi ini diklaim dapat mengairi lahan pertanian di Kenagarian Koto Berapak atau disekitar kelompok tani Taruko. Kepala Bidang PSP Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan, Mardoni mengatakan bahwa pekerjaan ini harus cepat diselesaikan karena pada saat ini cuaca sudah mulai panas dan musim kering dan lahan persawahan pasti membutuhkan air. “ketercukupan air sangat dibutuhkan untuk pertanian, dan air juga turut menentukan kualitas tanaman.
Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan memberikan dukungan kepada kelompok tani pelaksana kegiatan RJIT di Kabupaten Pesisir Selatan untuk memaksimalkan hasil pertanian. Adapun dukungan yang diberikan dalam bentuk pelaksanaan kegiatan Pembangunan/Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) untuk memaksimalkan pemanfaatan air pada lahan kelompok dan petani. Pada saat melakukan evaluasi ke lokasi Pembangunan RJIT di Kecamatan Bayang Kepala Bidang PSP juga menyampaikan, bahwa segera lakukan perbaikan dan penambahan atas kekurangan pekerjaan ini untuk itu kami akan memastikan lahan-lahan pertanian di Nagari ini bisa mendapatkan pasokan air yang cukup. Dengan pasokan air yang cukup, hasil pertanian yang dihasilkan juga akan maksimal dan berkualitas. Namun, dalam RJIT kami bukan hanya membenahi dan membangun baru, kami juga membuat kinerja saluran irigasi lebih maksimal, dengan begitu luas lahan yang bisa dijangkau lebih banyak dan produksi yang bisa dicapai juga lebih maksimal serta lebih banyak.
Tidak berfungsinya atau rusaknya bangunan irigasi akan mempengaruhi kinerja sistem irigasi yang ada, sehingga mengakibatkan efisiensi dan efektifitas irigasi menurun.
Kegiatan Pembangunan Jaringan Irigasi Tersier Tahun Anggaran 2023 ini dialokasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Penugasan Bidang Pertanian berupa Pembangunan jaringan irigasi dalam bentuk swakelola type 4 yang dikelola oleh petani atau berupa padat karya.
Pembangunan Jaringan irigasi dikelompok tani Taruko Nagari Koto Berapak Kecamatan Bayang pada saat ini fisik pekerjaannya sudah mencapai 100% dan akan segera diserahterimakan, dengan swadaya kelompok sangat tinggi sehingga progres fisik dilapangan sudah melebihi target.