Jl. DR. Moh. Hatta Painan,
Kabupaten Pesisir Selatan.
Umum
Pemkab Pesisir Selatan Awasi Pemotongan Ternak Sapi dan Peredaran Daging Jelang Ramadhan 1445 H
10 Mar 2024 15:23:02 WIB 62x dibaca
BIDANG KESWAN
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, melakukan pengawasan pemotongan dan peredaran daging sapi atau kerbau di sejumlah pasar tradisional dan tempat pemotongan hewan (TPH) jelang Ramadhan 1445 Hijriah.
Pengawasan pemotongan dan peredaran daging sapi atau kerbau dilakukan oleh tim Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan dalam hal ini dilaksanakan oleh Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner dan tim Puskeswan se-Kabupaten Pesisir Selatan.
Sri Rita Setiawati, S.Pt., M.M., Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan menjelaskan, tradisi pemotongan hewan ini tidak hanya dilakukan jelang puasa saja namun juga dilakukan sebelum lebaran, hal tersebut sudah menjadi bagian dari kebiasaan warga Pesisir Selatan.
Kegiatan pengawasan pemotongan dan peredaran daging sapi ini dilakukan di Kecamatan Koto XI Tarusan, tepatnya di daerah Pasar Pagi Tarusan. Menurut Yusril S.Pt, selaku petugas dari Puskeswan Terpadu Tarusan mengatakan untuk pemotongan ternak di daerah Tarusan ini dilakukan pada waktu menjelang subuh sebelum didistribusikan ke pasar-pasar.
Sementara menurut Khairul, S.Pt, selaku Pengawas Bibit Ternak Ahli Muda, mengatakan jumlah ternak sapi yang dipotong untuk daerah Pasar Pagi Tarusan berjumlah 6 ekor sapi (2 jantan dan 4 betina), di Pasar Barung-Barung Belantai 4 ekor sapi (1 jantan dan 3 betina), Pasar Pagi Jirek Tarusan 3 ekor sapi (1 jantan dan 2 betina).
“Kami masih menunggu laporan dari tim Puskeswan lain terkait untuk data pemotongan ternak menjelang bulan suci Ramadhan tahun 2024. Karena pada umumnya pemotongan ternak menjelang Ramadhan di wilayah kecamatan Kabupaten Pesisir Ramadhan bervariasi, ada H-2 maupun H-1 menjelang bulan suci Ramadhan”, ungkap Sri Rita Setiawati, S.Pt., M.M.
“Tidak sampai disitu saja, Tim pengawas juga akan melakukan pemantauan selama proses pemotongan berlangsung, namun juga melakukan pengawasan terhadap daging yang sudah dipotong dan harga daging pada saat dijual”, tegas Khairul, S.Pt.
Dengan langkah-langkah pengawasan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Pesisr Selatan dapat menyambut bulan suci Ramadhan dengan tenang dan mendapatkan daging yang sehat serta aman untuk dikonsumsi.