Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

PENGAWASAN BAHAN PANGAN ASAL HEWAN DI PASAR PAINAN

25 Oct 2023 11:03:59 WIB 19x dibaca
PUSKESWAN PAINAN
PENGAWASAN BAHAN PANGAN ASAL HEWAN DI PASAR PAINAN

Oleh: drh. Fitro (Kepala Puskeswan Painan)

Dinas Pertanian melalui Puskeswan Painan melakukan pengawasan bahan pangan asal hewan (PAH) di pasar painan pada hari selasa 25 oktober 2023. Kegiatan rutin ini dilakukan hampir setiap bulan dilakukan oleh pak Syaf Jonedi, S.Pt yang merupakan Paramedis di Puskeswan Painan. Pengawasan ini meliputi ketersedian, kualitas, dan survey harga.

Bahan pangan asal hewan itu sendiri antara lain:

  • Daging Sapi
  • Daging Ayam
  • Telur

Selain melakukan pengawasan Dinas Pertanian melalui Puskeswan Painan juga melakukan pembinaan terkait penaganan Bahan Pangan Asal Hewan tersebut dengan benar di pasar sehingga Bahan PAH tersebut tetap baik sampai di tangan konsumen.

Sebagai konsumen Masyarakat diharapkan cerdas dalam memilih bahan pangan asal hewan ini. Kriteria bahan panga nasal hewan yang baik harus ASUH.

Pengertian ASUH itu sendiri adalah:

Aman : Tidak mengandung penyakit dan residu yang dapat menyebabkan penyakit/mengganggu kesehatan manusia.

Sehat : Memiliki zat-zat yang berguna bagi kesehatan dan pertumbuhan tubuh.

Utuh : Tidak dicampur dengan bagian lain dari hewan tersebut atau bagian dari hewan lainnya.

Halal : Adalah dipotong dan ditangani sesuai dengan syariat agama Islam.

Tips Memilih, Menyimpan, dan Memanfaatkan Pangan Asal Hewan yang ASUH:

  1. Pangan asal hewan hanya diproses oleh pekerja yang sehat, bersih, dan memiliki kebiasaan hidup sehat dan bersih.
  2. Perhatikan perubahan fisik pada pangan asal hewan antara lain: warna, bau, konsistensi, dan sertifikasi halal.
  3. Pencegahan kontaminasi mikroorganisme patogen dapat dilakukan dengan 4 tindakan, yaitu: bersihkan, pisahkan, dinginkan, dan masak dengan sempurna.
  4. Bersihkan sesering mungkin tangan, peralatan, wadah, kemasan, dan area pengolahan pangan asal hewan.
  5. Simpan dalam suhu dingin dibawah 4 derajat Celcius dalam refrigerator atau suhu beku dalam freezer.
  6. Masak atau panaskan pada temperatur internal yang dianjurkan untuk mematikan mikroorganisme dengan waktu yang cukup.
  7. Pilih pangan yang segar dan berkualitas serta jangan mengkonsumsi makanan yang telah kadaluwarsa.

Kiat Membeli Daging yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal

  1. Sebaiknya membeli daging di toko, kios/los daging yang resmi
  2. Terpisah dari tempat penjualan daging babi dan dan komoditi lainnya
  3. Dijual di atas meja berlapis porselin putih atau bahan lain yang tahan karat
  4. Terlindung dari lalat/binatang dan debu
  5. Cek Sertifikat Halal Supplier atau penjual daging yang halal dan profesional tentu mempunyai izin halal dari pihak MUI. Pastikan Anda membeli daging dari penjual / supplier daging yang mempunyai izin halal.

Untuk menyediakan pangan asal hewan yang ASUH, diperlukan penerapan sistem jaminan keamanan dan mutu pangan dalam mata rantai penyediaan mulai dari usaha peternakan sampai dikonsumsi. Oleh karena itu, disarankan;

  • Periksa dan cermati fisik pangan asal hewan saat membeli.
  • Bersihkan pangan asal hewan sebelum dimasak.
  • Simpan pada alat pendingin (referigerator/freezer) sesuai suhu yang disarankan.
  • Masak atau panaskan pangan asal hewan dengan temperatur internal yang dianjurkan untuk mematikan mikroorganisme dengan waktu yang cukup, misalnya : suhu internal minimal 63 derajat Celcius (daging sapi dan telur) atau 74 derajat Celcius (daging ayam) selama 15 menit.
Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.