Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

PENTINGNYA MENGETAHUI TANDA-TANDA BIRAHI PADA SAPI UNTUK SUKSESNYA INSEMINASI BUATAN (IB) PADA SAPI

29 Aug 2023 10:59:33 WIB 16x dibaca
PUSKESWAN PAINAN
PENTINGNYA MENGETAHUI TANDA-TANDA BIRAHI PADA SAPI UNTUK SUKSESNYA INSEMINASI BUATAN (IB) PADA SAPI

Puskeswan Painan, 29 Agustus 2023. Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik adalah suatu cara atau teknik untuk memasukkan mani (sperma atau semen) yang telah dicairkan dan telah diproses terlebih dahulu yang berasal dari ternak jantan ke dalam saluran alat kelamin betina dengan menggunakan metode dan alat khusus yang disebut 'insemination gun' dan petugas yang melaksanakan IB ini disebut dengan ‘insemintor’ atau dalam sehari – hari masyarakat pada umumnya menyebut “pak mantari taranak”.

Tujuan Inseminasi Buatan yaitu : 1. Memperbaiki mutu genetika ternak; 2. Tidak mengharuskan pejantan unggul untuk dibawa ketempat yang dibutuhkan sehingga mengurangi biaya; 3. Mengoptimalkan penggunaan bibit pejantan unggul secara lebih luas dalam jangka waktu yang lebih lama; 4. Meningkatkan angka kelahiran dengan cepat dan teratur; dan 5. Dapat mencegah penularan / penyebaran penyakit kelamin pada ternak.

Petugas IB hanya boleh menginseminasi kalau sapi betina sedang birahi saja, dalam hal ini peran peternak sangat dibutuhkan untuk mengetahui waktu birahi pada ternak peliharaannya. Anatomi dan Fisiologi Alat Kelamin Betina Pubertas (kematangan alat kelamin / dewasa kelamin) terjadi akibat aktivitas dalam ovarium (sel telur), umur pubertas pada sapi adalah antara 7 - 18 bulan, atau dengan berat badan telah mencapai kurang lebih 75% dari berat dewasa, dan sebaiknya IB pertama kali dilakukan pada umur 18 bulan. Siklus birahi pada sapi betina yang normal biasanya berulang setiap 21 hari, dengan selang antara 17-24 hari.

Tanda - tanda birahi pada sapi betina adalah :

  1. Ternak gelisah,
  2. Sering berteriak,
  3. Suka menaiki dan dinaiki sesamanya,
  4. Vulva : bengkak, berwarna merah, bila diraba terasa hangat (3 A dalam bahasa Jawa: abang, abuh, anget, atau 3 B dalam bahasa Sunda: Beureum, Bareuh, Baseuh),
  5. Dari vulva keluar lendir yang bening dan tidak berwarna dan
  6. Nafsu makan agak berkurang dari biasanya,

Deteksi birahi yang tepat adalah kunci utama keberhasilan Inseminasi Buatan, selanjutnya adalah kecepatan dan ketepatan pelayanan Inseminasi Buatan itu sendiri dilaksanakan. Jika peternak menemukan gejala birahi seperti hal diatas maka harus segera dilaporkan pada petugas peternakan untuk dapat segera diambil tindakan, apakah akan dilaksanakan IB hari itu juga atau pagi hari esoknya. (drh. Fitro – Kepala Puskeswan Painan)

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.