Jl. DR. Moh. Hatta Painan,
Kabupaten Pesisir Selatan.
Umum
Puskeswan terpadu sutera melakukan vaksinasi pmk di nagari koto nan tigo utara
13 Sep 2023 10:09:12 WIB 14x dibaca
PUSKESWAN SUTERA
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) saat ini sedang banyak melanda ternak di Indonesia, penyakit PMK disebabkan oleh infeksi dari virus yang dapat terjadi karena adanya kontaminasi virus pada petugas, kendaraan, pakan ternak dan produk ternak berupa susu, daging, jeroan, tulang, darah, semen, embrio dan feses dari hewan sakit. Gejala klinis yang ditimbulkan dari Penyakit Mulut dan Kuku adalah demam, mengigil, menggosokka bibir, leleren mulut sering menendangkan kaki yang karena vesikula melepuh pada membrane mukosa hidung dan bukal serta antara kuku, erosi di lidah, kehilangan bobot badan dan pada kondisi yang parah dapat menyebabkan kematian. Tentunya bila hal ini terjadi dapat menyebabkan kerugian bagi peternak
Mayoritas masyarakat Dusun Indrokilo bermatapencaharian sebagai petani dan peternak, salah satu ternak yang banyak dipelihara adalah sapi perah. Di Dusun Indrokilo sendiri tidak ada ternak yang terkena PMK hingga saat publikasi ini ditulis, namun untuk mencegah penularan penyakit PMK maka para peternak membatasi akses keluar masuk kandang sapi, baik untuk pembeli susu maupun petugas Inseminasi Buatan (IB), para peternak memilih inseminator yang jaraknya terdekat dengan kandang sapi untuk melakukan IB. Selain itu dalam mencegah penularan PMK terdapat program pemerintah dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yaitu vaksinasi PMK terhadap hewan ternak. Vaksin PMK akan diberikan sebanyak dua kali dengan rentang 2 minggu.
Program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) diawali dengan meminta Izin kepada para warga yang memiliki ternak melalui surat persetujuan, bagi masyarakat nagari koto nan tigo utara kecamatan sutera yang setuju akan memberikan data umur ternak yang akan diberi vaksin. Setelah semua data terkumpul maka proses vaksinasi PMK dimulai, para tenaga kesehatan akan menyuntikan vaksin kebagian leher sapi. Pada ternak dibawah satu tahun posisi penyuntikan perlu diperhatikan, untuk ternak dibawah satu tahun pada vaksinasi PMK pertama akan disuntikan dibagian kiri atau kanan leher, dan pada vaksinasi PMK kedua akan disuntikan pada bagian yang berlawanan pada penyuntikan pertama.
Harapannya program ini dapat membantu para peternak di nagari koto nan tigo utara kecamatan sutera dalam mencegah penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta dapat menjadi gerakan yang memutus rantai penyebaran PMK di Indonesia.