Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

Tim puskeswan sutera mengobati abses pada sapi

29 Aug 2023 12:23:32 WIB 19x dibaca
PUSKESWAN SUTERA
Tim puskeswan sutera mengobati abses pada sapi

Tim puskeswan terpadu sutera mengobati abses pada sapi di nagari rawang gunung malelo jumat (25/08/2023). Kejadian luka pada sapi bisa terjadi dimana saja, ketika sapi dikandang, ketika sapi digembalakan dan yang paling sering terjadi yakni pada ketika sapi sedang dalam pengangkutan terutama angkutan darat yang menggunakan truk. Untuk sapi-sapi yang diangkut ke RPH dan pribadi akan dipotong mungkin persoalan luka tidak menjadi persoalan serius karena sesampai di RPH sapi akan digunakan untuk memproduksi daging alias dipotong, hanya saja bila lukanya dibadan sapi bisa menyebabkan kulit sapi menjadi kulit afkir yang risikonya harga kulitnya bisa jadi murah sekali. Lain halnya untuk sapi yang akan dipelihara kembali maka persoalan keamanan dalam pengangkutan ketika memindahkan sapi dari satu kawasan ke kawasan lain wajib diprioritaskan. Salah satu cara mengurangi resiko sapi terluka yakni density atau kepadatan sapi dalam truk harus diperhatikan tidak boleh terlalu padat sehingga sapi susah bergerak. Sisi-sisi kolam truk juga harus bebas dari benda tajam. Lantai kolam truk tidak boleh licin dan wajib diberi bantalan menyerupai jerami atau bagas. Lingkungan sangkar yang tidak bagus menyerupai banyak terdapat benda tajam, lantai sangkar yang berlubang, tiang sangkar yang runcing dan lain-lain sangat beresiko menyebabkan ternak menyerupai sapi dapat mengalami luka pada adegan tubuhnya. Parahnya, biasanya peternak gres mengetahui sapinya luka ketika luka tersebut sudah parah dan mengalami infeksi bahkan hingga menjadi sarang belatung. Untuk menghindari terjadinya luka pada ternak sapi ketika dipelihara dikandang maka administrasi perkandangan dan kesehatan hewan ternak harus dikelola dengan baik sehingga penyakit hewan maupun luka pada hewan ternak dapat dicegah. Sapi yang mengalami luka harus segera ditangani dan dilakukan pengobatan semoga luka tersebut tidak menjadi parah menyerupai terjadi infeksi, borok maupun menjadi sarang belatung. Bagaimana Cara Mengobati Luka Pada Sapi? Yang terpenting yakni luka dibersihkan terlebih dahulu semoga terhindar dari infeksi dari banyak sekali kuman. Pencucian luka dapat dilakukan dengan menggunakan air hangat bercampur kapur atau menggunakan antiseptik, bila rambut disekitar luka cukup lebat maka perlu dilakukan pencukuran rambut disekitar area luka terlebuh dahulu. Setelah luka dibersihkan, oleskan luka dengan salep hewan atau obat yang mengandung sulfanilamide. Pada luka yang gres dapat diberikan powder antibiotik atau iodium tincture pada permukaan luka tersebut. Kemudian setelah itu, dilakukan pembalutan pada luka semoga lalat tidak hinggap pada luka yang dapat menyebabkan myasis (berkembangnya belatung). Luka menjadi parah apabila terjadi perlukaan pada jaringan ikat akhir suatu kekuatan yang berasal dari luar (infeksi) dan bersifat membahayakan yang dapat terjadi secara sengaja ataupun tidak disengaja. Luka parah dengan disertai perobekan kulit yang lebar dapat ditangani dengan cara membersihkan luka terlebih dahulu dengan obat basuh luar menyerupai boorwater, larutan kalium permanganate dengan perbandingan 1 : 3000, larutan rivanol 1 : 1000. Setelah itu, dilakukan penjahitan pada luka. Sebelum dijahit, luka terlebih dahulu ditaburi dengan antibiotik menyerupai ampicilin dan penjahitan harus menggunakan jarum dan benang yang steril. Setelah dijahit, semprotlah luka jahitan dengan obat luka spray menyerupai Limoxyn-25 spray.

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.