Dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) atau disingkat WRD, maka Bidang Keswan dan Kesmavet pada Selasa (30/09/2025) menghadiri puncak WRD di Kecamatan Bayang. Acara WRD ini terlaksana berkat kerja sama Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI). Cabang Sumatera Barat. Adapun bentuk acara yang digiring pada kesempatan ini adalah melaksanakan vaksinasi rabies bagi Hewan Pembawa Rabies (HPR) berpemilik dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) atau sosialisasi rabies kepada siswa-siswi di SMA Negeri 2 Bayang di Pasar Baru dan MTsN 2 Pesisir Selatan di Nagari Talaok Kecamatan Bayang.
Sebelum kegiatan WRD dimulai, dilakukan pertemuan terlebih dahulu di ruang rapat Kantor Wali Nagari Sawah Laweh Pasar Baru. Kegiatan ini disambut dengan semangat oleh perwakilan Wali Nagari, Sanjaya Harahap, sebagai Kepala Urusan Pembangunan. Acara WRD di Kecamatan Bayang berlangsung dengan dilatarbelakangi setelah sebelumnya ada kasus gigitan dari HPR yang menyebabkan seorang warga Kampung Ambacang, Resfaldi (44 tahun/laki-laki) meninggal akibat rabies yang gigitan HPR nya diberikan keterangan sekitar Juni 2025. Si tergigit dan keluarga tidak memberikan informasi bahwa beliau pernah digigit HPR anjing pada saat setelah gigitan kepada tenaga kesehatan ataupun petugas kesehatan hewan.
Acara WRD dimulai dengan sambutan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Koordinator Wilayah Pesisir Selatan, bapak drh. Hayatul Fitro. Turut hadir dalam kesempurnaan ini, bapak Hutria Keffen. S.AP, selaku Sekretaris Camat Bayang, ibu Nety Thamrin, SST., selaku tenaga kesehatan di Nagari Sawah Laweh, dan Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan diwakilkan oleh Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet, ibu Sri Rita Setiawati, S.Pt., MM., dan Bhabinkamtibmas dan Babinsa Nagari Sawah Laweh Kecamatan Bayang. Acara pertemuan dalam rangka WRD di dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, Ir. Sukarli, S.Pt., M.Si sekaligus lauching penyerahan logistik vaksinasi dan KIE kepada petugas Puskeswan Tarusan, drh. Alriko Patrisman. Pertemuan ini juga dihadiri jajaran pegawai ASN Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Petugas Peternakan dan Keswan dari Puskeswan Tarusan.
Setelah pertemuan, petugas Puskeswan dan tenaga medik veteriner Dinas Peternakan dan Keswan Provinsi Sumbar melakukan vaksinasi pada HPR yang ada di 4 (empat) Nagari di Kecamatan Bayang yang merupakan lokasi yang berdekatan dengan lokasi suspek rabies pada manusia, yaitu Nagari Sawah Laweh, Nagari Talaok, Nagari Asam Kamba, dan Nagari Kapeh Panji Jaya. Kegiatan vaksinasi rabies dilakukan dengan kunjungan ke rumah-rumah (door to door vaccination action) yang setelah sebelumnya diberikan kepada masyarakat bahwa akan ada kegiatan vaksinasi rabies massal gratis. Pada vaksinasi rabies hari didapatkan data jumlah HPR yang diberikan vaksinasi sebanyak 235 ekor, di antaranya anjing, kucing dan kera, yang meraup hewan berisiko menularkan virus rabies. Seiring dengan kegiatan vaksinasi, juga dilaksanakan kegiatan komunitas, informasi dan edukasi atau KIE yang target pesertanya adalah siswa dan siswi. KIE kali ini dilaksanakan di MTsN Talaok yang materinya disampaikan oleh drh. Iis Irawanti, M.Sc dan drh. Eka Oktarianti, M.Sc, yang merupakan pelaksana tugas Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet, dan fungsional medik veteriner madya pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat dan SMA Negeri 2 Bayang oleh drh. Hayatul Fitro dan drh. Fitriyah Yuska. KIE rabies disampaikan melalui metode presentasi dan menampilkan video kartun rabies menggunakan layar dan diakhiri dengan diskusi antara pemateri KIE dengan siswa-siswi.
Dengan dilaksanakannya KIE ini, masyarakat kecamatan Bayang dapat lebih mengetahui bahaya terkait gigitan HPR, dan mendorong kepada warga untuk rutin memberikan vaksinasi rabies kepada hewan kesayangannya.(Ndz).
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!