Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

Bidang Keswan Laksanakan Monitoring Vaksinasi PMK ke Nagari Tapan

14 Jun 2024 12:15:49 WIB 129x dibaca
BIDANG KESWAN
Bidang Keswan Laksanakan Monitoring Vaksinasi PMK ke Nagari Tapan

Dalam upaya pengendalian dan penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku di Kabupaten Pesisir Selatan, program vaksinasi masih tetap akan dilaksanakan sebagai langkah pencegahan. Untuk memenuhi pelaksanaan program vaksinasi PMK, di setiap Puskeswan masih akan melaksanakan vaksinasi sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 12314/KPTS/PK.320/F/12/2023 tentang Petunjuk Teknis Kegiatan Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku Tahun Anggaran 2024, bahwa dalam rangka mendukung program dukungan manajemen, program ketersediaan akses dan konsumsi pangan berkualitas, serta program nilai tambah daya saing industri melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2024, Direktorat Kesehatan Hewan akan melaksanakan kegiatan Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku Tahun Anggaran 2024.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka bidang Keswan dan Kesmavet pada Kamis, 13 Juni 2024, melaksanakan kunjungan monitoring vaksinasi PMK ke nagari Tapan kecamatan Basa Ampek Balai Tapan. Sebelum monitoring berlangsung, tim Keswan menyambangi kantor Camat Basa Ampek Balai Tapan dan bertemu dengan Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Kantor Camat Basa Ampek Balai Tapan, ibu Marlindawati, SKM, MM. Ibu Marlindawati senang atas kedatangan tim Keswan ke kecamatan Basa Ampek Balai Tapan. Selanjutnya tim Keswan melakukan kunjungan monitoring ke lapangan, evaluasi terhadap prosedur pelayanan vaksinasi PMK di nagari Tapan. Petugas pelaksana vaksinasi yang dipimpin oleh Kepala Puskeswan Terpadu Inderapura, bapak Erita, S.Pt, dan diikuti oleh beberapa petugas paramedik veteriner turut melakukan pelayanan vaksinasi.

"Alhamdulilah banyak ternak sapi milik masyarakat yang rencananya akan diberikan vaksinasi di nagari Tapan ini, walaupun lokasi vaksinasi sedikit menyulitkan petugas, karena berada di perkebunan sawit dan ternak sapi tidak dilengkapi dengan tali keluh" Ujar pak Erita.

"Saat ini, status vaksinasi PMK di nagari Tapan masih pada vaksin 1 dan beberapa ekor sudah diberikan vaksin 2" tambah pak Erita.

Sebagai pertimbangan bahwa, vaksinasi PMK idealnya dilakukan sebanyak 4 kali, vaksin ke vaksin 2 berjarak waktu 1 bulan, vaksin 2 ke vaksin 3 dan seterusnya minimal berjarak 3 bulan. Merk vaksin PMK yang digunakan sekarang adalah Shchelkovo yang didatangkan dari Rusia melalui Kementerian Pertanian. Monitoring yang dilaksanakan diantaranya mekanisme rantai dingin (cold chain) vaksinasi, yaitu saat vaksin diambil dari lemari pendingin sampai pada saat pemberian terjaga suhu nya antara 2 - 8 °C. Semoga dengan monitoring ini, dapat menambah semangat bagi petugas pelaksana vaksinasi, dan kekebalan individu dari ternak yang divaksinasi dapat meningkatkan, sehingga kasus PMK tidak ditemukan lagi seperti 2 tahun sebelumnya.(#andoz)

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.