Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

Distribusi Vaksin PMK Futvac ke Puskeswan Lunang dan Silaut

06 Oct 2024 19:46:26 WIB 17x dibaca
BIDANG KESWAN
Distribusi Vaksin PMK Futvac ke Puskeswan Lunang dan Silaut
Pada Kamis dan Jumat, 3 dan 4 Oktober 2024, Bidang Keswan dan Kesmavet melaksanakan distribusi vaksin PMK dengan merek dagang Futvac ke Puskeswan Terpadu Inderapura, Puskeswan Terpadu Lunang dan Puskeswan Terpadu Silaut. Adapun tim Keswan dan Kesmavet yang dipimpin oleh Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet, ibu Sri Rita Setiawati, S.Pt, MM., dan diikuti oleh pejabat fungsional medik veteriner, drh. Indosrizal dan staf Keswan, Fressa Meliam Suri, SE. Pada kesempatan ini, tim Keswan bertemu dengan Kepala Puskeswan Terpadu Inderapura, bapak Erita, S.Pt, selaku Kepala Puskeswan Terpadu Inderapura dan diikuti oleh paramedik veteriner Puskeswan, Jumatul Hayani, S.Pt dan Yudi Marlides. Sementara di Puskeswan Lunang tim Keswan bertemu dengan Kepala Puskeswan Terpadu Lunang, drh. Irma Rozalina, dan di Puskeswan Silaut bertemu dengan Kepala paramedik veteriner Puskeswan Silaut, Fentri Dharma Yoga. Vaksin PMK Futvac didatangkan dari APBN Direktorat Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat. Adapun jumlah dosis PMK Futvac yang didistribusikan ke Puskeswan pada kesempatan ini adalah Puskeswan Inderapura sebanyak 450 dosis dan Puskeswan Lunang dan Puskeswan Silaut masing-masing sebanyak 210 dosis. Terkait dengan vaksin PMK Futvac, didapatkan informasi bahwa: FUTVAC digunakan untuk mengendalikan penyakit kaki dan mulut (PMK) pada hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau, domba, kambing, dan babi. KOMPOSISI: FUTVAC mengandung antigen virus PMK yang dinonaktifkan dari tipe 'O' (galur IND/O/R2/75), 'A' (galur IND/A/40/2000), dan 'Asia1' (galur IND/Asia1/63/72). Virus tersebut diperbanyak pada kultur sel BHK-21, dinonaktifkan dengan senyawa aziridina sebelum pemurnian dan pemekatan. Minyak mineral ditambahkan sebagai adjuvan dan Thimerosal (0,02% b/v) sebagai pengawet. Vaksin FMD dengan adjuvan minyak tersedia dalam bentuk emulsi tunggal (Air dalam Minyak, W/O) atau formulasi emulsi ganda (Air dalam Minyak dalam Air, W/O/W) sesuai dengan kebutuhan pelanggan. DOSIS & CARA PEMAKAIAN: 2 ml pada sapi, kerbau dan babi; 1 ml pada domba dan kambing. Untuk penggunaan intramuskular dalam. Kocok dengan baik sebelum digunakan. JADWAL VAKSINASI: Vaksinasi Primer: Usia 4 bulan ke atas Dosis Booster: 9 bulan setelah vaksinasi primer Vaksinasi Ulang: Tahunan VAKSINASI HEWAN BUNTING: FUTVAC dapat digunakan untuk vaksinasi hewan bunting namun untuk lebih aman, vaksinasi hewan pada tahap kebuntingan lanjut dapat dihindari. IMUNITAS: Kekebalan diberikan selama 12 bulan. Namun, vaksinasi setengah tahunan direkomendasikan di daerah endemis sesuai dengan pedoman OIE. TINDAKAN PENCEGAHAN: berikan vaksinasi hanya hewan yang sehat. Malnutrisi, infestasi cacing, pemberian agen imunosupresif seperti kortikosteroid atau radioterapi akan mengganggu respons imun terhadap vaksin. REAKSI PASCA VAKSINASI: Umumnya, tidak ada reaksi merugikan yang terlihat. Kadang-kadang pembengkakan sementara yang teraba dapat terjadi di tempat suntikan, yang akan mereda dalam 24-48 jam. PENYIMPANAN & PENGANGKUTAN: Simpan dan angkut vaksin antara 2 dan 8°C hingga digunakan. Vaksin tidak boleh dibiarkan membeku. Lindungi dari sinar matahari. UMUR SIMPAN: 2 tahun (24 bulan) sejak tanggal pembuatan PENYAJIAN: Botol multidosis 20 ml (10 dosis sapi standar masing-masing 2 ml) 30 ml (15 dosis sapi standar masing-masing 2 ml) 100 ml (50 dosis sapi standar masing-masing 2 ml). Demikian informasi terkait vaksin PMK Futvac dan pelaksanaan distribusinya ke berbagai Puskeswan di Kabupaten Pesisir Selatan.(#ndz).
Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.