Oleh: drh. Hayatul Fitro (Kepala Puskeswan Terpadu Painan)
Painan, (11-12 November 2024) — Sejumlah pejabat dari bidang Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) melakukan kunjungan kerja ke Kota Bukittinggi untuk meninjau kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) serta membahas berbagai isu terkait pemotongan hewan ruminansia di wilayah tersebut. Rombongan yang terdiri dari Sri Rita Setiawati, S.Pt, M.M., drh. Indosrizal, drh. Hayatul Fitro, Khairul, S.Pt., Fitriani, S.Pt., dan Fressa Meliam Suri, S.E., diterima oleh drh. Effi Silfia, Kabid Perikanan, Peternakan, dan Keswan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi. Pertemuan tersebut diawali dengan hearing bersama drh. Effi yang membahas kondisi RPH di Bukittinggi dan kami menjelaskan kondisi RPH di Kabupaten Pesisir Selatan.
Dalam diskusi tersebut, diperoleh informasi bahwa RPH aktif di Kota Bukittinggi merupakan bangunan peninggalan Belanda yang telah memenuhi persyaratan standar Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Selain itu, pemerintah setempat telah membangun RPH baru, meski proyek tersebut tertunda selama tiga tahun dan hingga kini belum rampung. Rombongan juga diberi kesempatan melihat Detil Engineering Design (DED) dari bangunan RPH baru tersebut.
Setelah sesi diskusi, rombongan melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung RPH yang masih beroperasi di Bukittinggi. Rombongan disambut oleh KTU RPH, Dian Destria, S.E., dan dokter hewan berwenang drh. Yulia Suci Ramadhani, bersama sejumlah staf RPH lainnya. Selama kunjungan, mereka melakukan room tour untuk melihat lingkungan dan fasilitas RPH, mulai dari pintu masuk, area pemotongan sapi lokal dan sapi BX yang sedikit terpisah, hingga fasilitas kendaraan untuk pengangkutan daging dan jeroan.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi bersama seluruh petugas RPH mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) di RPH serta kebijakan tarif pemotongan. Rombongan juga diperlihatkan sertifikat NKV dan sertifikat halal milik RPH tersebut. Dari hasil diskusi ini, diperoleh sejumlah informasi, antara lain:
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses pemotongan di RPH memenuhi standar NKV yang telah ditetapkan serta mendukung kelancaran distribusi daging yang aman dan sehat bagi masyarakat.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!