Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

KT. Makmur Kec. Sutera Ngeluh Kondisi Jalan Perkebunan, Kabid Perkebunan Tinjau Lokasi

12 Jun 2026 16:59:13 WIB 1x dibaca
BIDANG PERKEBUNAN
KT. Makmur Kec. Sutera Ngeluh Kondisi Jalan Perkebunan, Kabid Perkebunan Tinjau Lokasi
Kamis, 11 Juni 2026 Kepala Bidang Perkebunan dan Tim Sarpras melakukan survey terhadap calon pengusul Jalan produksi perkebunan di daerah transmigrasi Tanjung Gadang Nagari Ampiang Parak Timur Kecamatan Sutera. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi Kegiatan Sarpras. Jalan yang diusulkan tidak hanya digunakan sebagai akses keluar masuknya sarana prasarana produksi dan Tandan Buah Segar (TBS) tapi juga merupakan akses ke rumah penduduk transmigrasi 70 Kepala Keluarga. Kondisi jalan masih bisa dilalui oleh kendaraan roda empat disaat kering, walaupun sedikit bergelombang. Selama ini berdasarkan informasi Mas Sarno yang merupakan sekretaris dari kelompok tani Makmur akses jalan ini untuk perawatan dan perbaikan jalan dilakukan secara swadaya. Semangat gotong royong masih hidup pada masyarakat ini, besar harapan masyarakat di sampaikan mas sarno kepada Kepala Bidang Perkebunan agar jalan ini bisa diperbaiki melalui bantuan pemerintah. Walaupun disampaikan bahwa standar jalan produksi perkebunan adalah sirtu (pasir batu), tidak mengurangi harapan mas sarno. Setelah melihat kondisi jalan dilapangan, berinteraksi dengan perwakilan masyarakat dan mempertimbangkan manfaat dan urgensi jalan ini bagi masyarakat kabid perkebunan menyampaikan komitmennya untuk bisa mewujudkan harapan tersebut. Kegiatan sarpras ini berbeda dengan kegiatan APBD dan APBN pada umumnya, kegiatan ini bersifat partisipatif dan tidak memberikan batasan kuota dan RAB anggaran untuk masing-masing kabupaten kota. Penerima manfaat dari kegiatan ini adalah pengusul yang paling siap memenuhi syarat dan ketentuan sesuai dengan juknis yang ditetapkan. Peningkatan jalan produksi perkebunan salah satu item biaya yang cukup besar dalam mempersiapkan dokumen adalah biaya DED (detail engineering design), yang selama ini anggaran ini ditanggung oleh pengusul. Informasi secara lisan dalam pertemuan kegiatan ini yang dihadiri kepala bidang perkebunan, ada informasi bahwa biaya ini bisa di reimburse setelah usulan disetujui. Namun informasi secara tertulis belum diterima, tentu hal ini akan difollow up untuk meringankan beban pengusul. Calon pengusul kegiatan sarpras adalah kelompok yang terorganisir, kooperatif dan mampu secara finansial menanggung semua biaya yang ditimbulkan dalam mempersiapkan dokumen. Kelompok tani makmur menyampaikan kesiapannya, dan bidang perkebunan minggu depan mulai mengirimkan pendamping untuk menyiapkan semua dokumen untuk mendukung usulan ini. Ditarget usulan ini bisa disetujui dirjen perkebunan dalam waktu satu tahun, ini butuh kerja keras dan kerjasama Tim Sarpras dan kelompok pengusul untuk bisa mewujudkan ini. "Kita ingin lihat senyum bahagia kelompok ini", ungkap kabid perkebunan.
Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.