BPP LINGGO SARI BAGANTI. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Linggo Sari Baganti, Jasmaniar, SP bersama mitra statistik dan kelompok tani melaksanakan pengambilan ubinan titik Kerangka Sampel Area (KSA)di kelompok tani Bunga Padi II Padang IX Punggasan, Kec. Linggo Sari Baganti. Rabu, 18 Januari 2023.
Seperti diketahui ubinan adalah cara untuk melihat perkiraan hasil panen tanaman padi melalui titik sampel dengan cara diukur dengan ukuran 2,5 x 2,5 m² yang kemudian hasilnya diukur dan ditimbang. Hasil inilah dapat dijadikan dasar dalam penentuan produksi dalam 1 Ha. Tujuan dari pengambilan sampel ubinan ini adalah untuk mengetahui perkiraan hasil produksi tanaman dalam luasan 1 Ha.
Dalam kegiatan monitoring untuk estimasi produksi pertanian diperlukan data dan informasi yang akurat dan tepat waktu. Salah satu cara untuk memperoleh data yang akurat adalah dengan pengukuran langsung di lapangan terhadap obyek. Sedangkan untuk memperoleh informasi tepat waktu dapat dilakukan dengan dua tahapan. Tahapan pertama, adalah pengukuran terhadap sampel untuk mengestimasi populasi. Tahapan kedua, adalah pengiriman data secara online gateway dari lapangan ke pusat pengolah data.
Rangkaian sistem estimasi dan peramalan produksi pertanian di atas disebut sebagai sistem Estimasi dan Peramalan Produksi Padi Secara Cepat melalui Kerangka Sampel Area (KSA). Kegiatan estimasi dan peramalan produksi padi secara cepat ini dilakukan dengan survei lapangan terhadap titik-titik pengamatan dalam sampel segmen. Adapun tujuan dari survei lapangan adalah mengamati dan mencatat fase pertumbuhan padi pada setiap titik pengamatan. Hasil catatan fase pertumbuhan padi dikirim ke pusat pengolahan data secara online.
Jasmaniar menjelaskan cara penentuan titik ubinan dilakukan melalui bantuan citra satelit. Peramalan luas panen dihitung dengan metode Kerangka Sampel Area (KSA). KSA menggabungkan peta luas baku lahan sawah yang diperoleh dari teknologi penginderaan jarak jauh (citra satelit) sebagai kerangka pengambilan sampel dan pemanfaatan android untuk observasi lapangan.
"Dari hasil ubinan didapatkan hasil 5,085 kg, jika dikonversikan dalam 1 Ha dikalikan 1600 didapatkan hasil 8,136 ton/Ha produksinya. Hasil yang cukup memuaskan dan diharapkan dengan adanya ubinan ini memberikan kemudahan petani dalam memprediksi hasil panennya" tutup Jasmaniar (korespondensi by Jasmaniar edited by Pertanian Wisata Channel)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!