Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

Menghadiri One Day Seminar dari PDHI Cabang Sumbar

16 Sep 2024 19:17:20 WIB 19x dibaca
BIDANG KESWAN
Menghadiri One Day Seminar dari PDHI Cabang Sumbar
Pada Minggu, 15 September 2024, Bidang Keswan dan Kesmavet Dinas Pertanian dan Puskeswan se Kabupaten Pesisir Selatan memenuhi undangan Pertemuan Continuing Professional Development (CPD) dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Sumatera Barat (PDHI Cabang Sumbar) yang tertuang dalam undangan Pemberitahuan Kegiatan CPD Nomor 25/PDHI-SB/VIII/2024 Tanggal 12 Agustus 2024 yang diselenggarakan di Basko Grand Hotel Padang, Sumatera Barat dan berlangsung dari pukul 8.30 sampai dengan pukul 17.00. Pada kesempatan CPD ini, PDHI Cabang Sumbar mengangkat tema One Day Seminar dengan topik di antaranya, yaitu: 1. Standarisasi Protokol Tindakan Bedah 2. Penyakit Periodontal pada Anjing dan Kucing 3. Update Penyakit Feline Infectious Peritonitis (FIP). Ketiga topik ini dibawakan oleh praktisi senior, drh. Diah Pawitri. Beliau juga merupakan wakil ketua Asosiasi Bedah Veteriner Indonesia (ADVI). Sebelumnya acara dibuka secara langsung oleh Ketua PDHI Cabang Sumbar, drh. Wahidin Beruh. Adapun peserta seminar dari Kabupaten Pesisir Selatan adalah dokter Puskeswan dan dokter hewan fungsional. Dokter hewan yang mengikuti CPD ini adalah drh. Indosrizal, drh. Alriko Patrisman, drh. Hayatul Fitro, drh. Fitriyah Yuskha dan drh. Nila Ulfa Dilla. Pertemuan CPD diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan kemampuan profesional Dokter Hewan dalam menghadapi banyaknya kasus Penyakit hewan kesayangan (pet animal). Terkait dengan prosedur tindakan bedah, dokter Diah menyampaikan bahwa tindakan bedah yang aseptik (aseptic surgery) merupakan tindakan menghilangkan kontaminasi mikroba dalam prosedur operasi, sehingga semua yang kontak dengan luka harus steril dan mengurangi infeksi yang mematikan karena operasi akan merusak perlindungan kulit terhadap mikroorganisme. Untuk topik Penyakit Periodontal pada Anjing dan Kucing, dokter Diah mengawali dengan materi dasar terkait veterinary dentistry yang merupakan disiplin ilmu kedokteran hewan termasuk konsultasi profesi, evaluasi, diagnosis, pencegahan dan terapi kondisi penyakit dan gangguan pada rongga mulut dan area muka dan rahang atas serta struktur-struktur yang berhubungan. Sementara penyakit Periodontal termasuk radang pada gusi (gingivitis) yang merupakan inflamasi gingiva umumnya akibat plak dengan gejala utama perdarahan pada gusi. Selain gingivitis, penyakit Periodontal juga termasuk fraktur pada gigi, maloklusi, hipoplasia enamel, feline chronic gingivostomatitis, dan eusinophilic granuloma complex. Terakhir tentang Feline Infectious Peritonitis atau FIP, di-update oleh dokter Diah bahwa, FIP disebabkan oleh virus Corona kucing (Feline Coronavirus) yang manifetasi kliniknya berupa bentuk basah terjadinya efusi pleura dan asites, sedangkan bentuk kering ditandai dengan gejala okuler (gangguan mata) dan neurologis (gejala saraf). FIP disebabkan faktor mutasi gen karena perubahan lingkungan, hospes dan imunitas. Secara umum FIP mengalami mutasi pada spike protein, yang menyebabkan FIP dapat masuk ke makrofag dan menyebar sistemik. Golden standar diagnosis FIP adalah dengan imunohistokimia, dan pilihan lain adalah diagnosa presumptif, yakni bukti-bukti mengarah pada FIP. Demikian segenap informasi yang dapat diambil sebagai tambahan wawasan bagi dokter hewan praktek mandiri maupun yang bekerja di Puskeswan. Semoga CPD ini dapat bermanfaat dan dijadikan pedoman untuk pencegahan dan terapi penyakit pada hewan kesayangan (#ndz)
Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.