Jl. DR. Moh. Hatta Painan,
Kabupaten Pesisir Selatan.
Umum
mengikuti sosialisasi kegiatan pengembangan tanaman rempah komoditi tanaman cengkeh tahun 2024
09 Jul 2024 12:32:05 WIB 12x dibaca
BPP IV JURAI
kegiatan ini di lakukan pada hari senin tanggal 08 juli 2024 bertempat di dinas pertanian kabupaten pesisir selatan dihadiri oleh kabit perkebunan, analisis pengelolah rempah dinas perkebunan tanaman pangan dan hortikultura propinsi sumbar, pimpinan bpp, pengurus dan anggota kelompok tani. tujuan sosialisasi kegiatan pengembangan tanaman rempah komoditi cengkeh agar petani dapat mengetahui budidaya tanaman cengkeh yang akan ditanam oleh para patani serta mengetahui kriteria bibit yang di terima petani.
Cengkeh merupakan tumbuhan yang kaya akan manfaat juga merupakan rempah rempah wajib dalam berbagai masakan daerah di nusantara. Budidaya cengkeh saat ini makin dilirik,khususnya oleh kalangan para petani,karena nilai jual yang cukup tinggi kalau dibandingkan dengan rempah-rempah yang lainnya. Tanaman cengkeh adalah tanaman tropis.Unsur iklim yang cukup menentukan terhadap tingginya produktivitas tanaman cengkeh adalah curah hujan.Curah hujan yang optimal untuk perkembangan tanaman cengkeh adalah 1500 – 2500 mm/tahun atau 2500 – 3500 mm/tahun.Iklim dan pembungaan tanaman mempunyai hubungan yang saling berkaitan karena untuk keluarnya bunga diperlukan suatu hormon yang pembentukannya dirangsang oleh faktor iklim.Untuk keluarnya bunga pada tanaman cengkeh diperlukan musim yang agak kering tanpa hujan sama sekali dan penyinaran matahari yang agak terik.Bila keadaan iklim ini tidak mendukung, maka bunga baru akan keluar pada ranting-ranting yang sekurang-kurangnya telah mengalami dua masa pertumbuhan vegetative setelah pembungaan yang terakhir. Tanaman tumbuh optimal pada 300 – 600 dpal dengan suhu 22°-30°C, curah hujan yang dikehendaki 1500 4500 mm/tahun. Tanah gembur dengan dalam solum minimum 2 m, tidak berpadas dengan pH optimal 5,5 – 6,5. Tanah jenis latosol, andosoldan podsolik merah baik untuk dijadikan perkebunan cengkih.
Tanaman cengkeh dapat dibudidayakan di dataran rendah sampai dataran tinggi, namun akan lebih produktif apabila di tanam di dataran rendah.Tanaman ini masih dapat berproduksi pada ketinggian tempat 0 – 900 m di atas permukaan laut (dpl).Namun demikian makin tinggi tempat maka produksi bunga makin rendah, tetapi pertumbuhan makin subur.Ketinggian tempat yang optimal untuk pembungaan tanaman cengkeh berkisar 200 – 600 m dpl.
Tanah yang sesuai adalah tanah yang gembur, lapisan olah minimal 1,5 m dan kedalaman air tanah lebih dari 3 m dari permukaan tanah serta tidak ada lapisan kedap air.Jenis tanah yang cocok antara lain andosol, latosol, regosol, dan podsolik merah. Selain jenis tanah, keasaman tanah (pH) ikut berperan dalam hal memacu pertumbuhan tanaman.Keasaman tanah yang optimum berkisar antara 5,5 – 6,5.Apabila pH tanah lebih rendah atau lebih tinggi maka pertumbuhan tanaman cengkeh akan terganggu karena penyerapan unsur hara oleh akar menjadi terhambat.
Cara Penanaman Tanaman Cengkeh yaitu Cangkul tanah yang telah diberi ajir dengan ukuran lubang tanam 75 x 75 x 75 cm. Lakukan penanaman pada awal musim hujan. Berikanlah pupuk kandang 25 – 50 kg yang telah dicampur dengan 1 pak Natural GLIO dan 1,5 – 2 kg dolomit, campur hingga rata. Masukan 5-10 kg campuran tersebut per lubang tanam. Masukkan bibit dan gumpalan tanahnya kedalam lubang hingga batas leher akar. Beri peneduh buatan setingggi 30 cm dengan intensitas 50%. Siramkan POC NASA secara merata dengan dosis 2-3 ml/liter air per bibit atau semprot POC NASA dosis 2 tutup/ tangki. Hasil akan lebih bagus dengan menggunakan SUPERNASA dengan cara : 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) dijadikan larutan induk. Kemudian dalam 1 liter air ditambahkan 10 ml larutan induk kemudian diberikan untuk setiap pohonnya.
Pemeliharaan Tanaman dengan cara melakukan Pengaturan peneduh dilakukan antara 4-6 bulan sekali.
Cengkih dapat mulai dipanen mulai umur tanaman 4,5 – 6,5 tahun, untuk memperoleh mutu yang baik bunga cengkih dipetik saat matang petik, yaitu saat kepala bunga kelihatan sudah penuh tetapi belum membuka. Matang petik setiap tanaman umumnya tidak serempak dan pemetikan dapat diulangi setiap 10-14 hari selama 3-4 bulan. Bunga cengkih dipetik per tandan tepat diatas buku daun terakhir. Bunga yang telah dipetik lalu dimasukkan ke dalam keranjang/karung kecil dan dibawa ke tempat pengolahan.