Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Berita

Minat Petani Kecamatan Sutera Meningkat Berusahatani Bawang Merah Dataran Rendah

29 Dec 2021 01:30:58 WIB 79x dibaca
Atapertanian
Minat Petani Kecamatan Sutera Meningkat Berusahatani Bawang Merah Dataran Rendah

BPP SUTERA. Bawang merah adalah salah satu bumbu yang umum digunakan di Indonesia. Bumbu ini biasa digunakan untuk memasak tumisan ataupun hidangan berkuah. 

Penambahan bawang merah dapat membuat rasa masakan semakin gurih dan sedap. 

Ada beberapa alasan petani di Kecamatan Sutera cepat tertarik untuk menanam bawang merah:

1. tanaman bawang merah relatif pendek yaitu 2 bulan, sehingga cepat panen

2.Selalu dibutuhkan pasar karena menjadi kebutuhan sehari-hari sebagai bumbu dapur sehingga permintaan selalu ada

3. Selain sebagai konsumsi tanam Bawang merah juga bisa disimpan sebagai bibit

4. Harga relatif stabil, kalaupun murah bawang merah bisa disimpan dulu sambil melihat perkembangan harga

Khusus di Kecamatan Sutera karena masih merupakan tanaman baru, sehingga masih relatif aman dari serangan hama penyakit.

Namun demikian selain beberapa keuntungan tersebut tidak serta merta semua petani mau menanam bawang merah dengan alasan :

1.Kebutuhan bibit terutama banyak menyita modal besar di awal bila tidak/ belum memiliki bibit sendiri

2.Berat di pengairannya terutama di daerah-daerah kering yang tidak memiliki sumber air sendiri

3.Ketika panen belum ada pandangan pemasarannya.

Pelan tapi pasti budidaya bawang merah di Kecamatan Sutera khususnya Nagari Surantih  (Kelompok tani Murni, Enbum Pagi dan Lembah  Gunung Raja), Nagari Amping Parak (Batu Mandamai) Nagari Koto Nan Tigo Utara Surantih (Kelompok Tani Mulya Holti Kencana) tanpa hambatan yang cukup berarti, dengan produksi yang cukup baik kurang lebih perkilogram bibit menghasilkan 8-15 kg, meskipun di tanah dengan tekstur berpasir dengan perawatan yang baik hasil yang di dapat cukup baik karena serangan hama penyakit juga hampir tidak ada. Meski belum berkembang dengan skala yang cukup luas tapi bawang merah terus ada hampir di sepanjang tahun di Kecamatan Sutera

Sudah sewajarnya dalam setiap hal pasti ada poin plus minusnya, begitu pula dalam budidaya bawang merah. Tapi budidaya bawang merah di Kecamatan Sutera terus berkembang 4 tahun terakhir ini. Dari yang awalnya tidak ada sekarang mulai bermunculan, bahkan ada petani yang mulai menyimpan atau bahkan menjual untuk persediaan bibit juga. Semoga kedepannya lebih banyak petani di Kecamatan Sutera yang sukses berbudidaya tanaman bawang merah dan bukan tidak mungkin berkembang menjadi sentra tanaman bawang merah di Kabupaten Pesisir Selatan. (Budise1028.blogspot.com, korespondensi Budi Setiawan)

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Kategori tidak tersedia
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.