Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

Panen Dan Proses Panen Kelapa Sawit

04 Aug 2023 10:31:34 WIB 31x dibaca
BPP LUNANG
Panen Dan Proses Panen Kelapa  Sawit

  Lunang, 3 Agustus 2023 Pemerintah terus berupaya mengoptimalkan hasil perkebunan kelapa sawit. Satu di antara upaya yang dilakukan adalah memberikan Pendampingan dan Pemberdayaan Kelompok Tani Perkebunan Kelapa Sawit di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Lunang. Acara ini, dihadiri oleh koordinator, Penyuluh, staff BPP dan para peserta dari berbagai kelompok tani yang membawahi perkebunan sawit di Kecamatan Lunang dan didampingi oleh bidang Perkebunan Dinas Pertanian Pesisir Selatan.

  Materi-materi yang disampaikan merupakan bagian untuk meningkatkan dan penguatan kapasitas SDM Petani kebun sawit, yaitu Panen dan proses panen kelapa sawit, Panen adalah pemotongan tandan buah dari pohon sampai dengan pengangkutan ke pabrik yang meliputi kegiatan pemotongan tandan buah matang, pengutipan brondolan, pemotongan pelepah, pengangkutan hasil ke TPH, dan pengangkutan hasil ke pabrik. Panen merupakan salah satu kegiatan penting dalam pengelolaan tanaman kelapa sawit menghasilkan. Selain bahan tanam (bibit) dan pemeliharaan tanaman, panen juga merupakan faktor penting dalam pencapain produktivitas. Berdasarkan tinggi tanaman ada 2 cara panen yg umum di lakukan oleh perkebunan kelapa sawit, yaitu Untuk tanaman yg berumur kurang dari 7 thn cara panen menggunakan alat dodos yang lebar 10-72,5 cm dgn gagang pipa besi/tongkat kayu. Sedangkan tanaman yg berumur 7thn/lbh pemanenen menggunakan egrek yang disambung dgn pipa almunium/batang bambu. Tujuan panen kelapa sawit 1. Memanen semua buah pada tingkat kematangan yang optimum, yaitu pada saat tandan buah segar (TBS) mengandung minyak dan kernel tertinggi. 2. Memanen hanya buah yang matang dan mengutip brondolan. 3. Mengirim TBS ke pabrik dalam waktu 24 jam setelah panen. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi kandungan asam lemak bebas di dalam minyak sawit mentah. Norma panen kelapa sawit 1. Pada saat kelapa sawit berumur 3 tahun : 0.6 ton/hk 2. Pada saat kelapa sawit berumur 4 tahun : 0.8 ton/hk 3. Pada saat kelapa sawit berumur 5 tahun : 1.2 ton/hk 4. Pada saat kelapa sawit berumur diatas 5 tahun : 1.5 ton/hk Standar panen yg digunakan antara satu perusahaan dan perusahaan lain kemungknan berbeda 1.Tandan buah matang harus mempuyai sedikitnya 1 brondolan di piringan sebagai tanda buah tersebut siap di panen. 2. Pelepah yg di tunas di potong dan di susun rapi pada gawangan 3. Rotasi panen di pertahankan pada interval 7-10 hari 4. TBS di brondolan di susun rapi di tph (tempat pemungutan hasil) untuk pengangkutan ke pabrik 5. Tangkai buah di potong dan seluruh kotoran tandan (tbs) di bersihkan sebelum pengangkutan 6. Tingkat ekstasi minyak >22% dan kandungan ABL <2%

  Penyuluh dan petani perkebunan sawit sangat mengapresiasi kegiatan pendampingan dan pemberdayaan yang dilakukan BPP Lunang dan berharap agar para petani kelapa sawit memperoleh ilmu-ilmu baru dalam pendampingan dan pekebun sawit swadaya yang hasil panen sawitnya kurang produktif atau bibit yang ditanam kurang jelas dianjurkan ikut kegiatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.