Upaya pecegahan dan penanganan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Rabies di wilayah kerja Puskeswan Painan khususnya Nagari Tuik kec. Batang Kapas, Tim Puskeswan Painan bersinergi dengan Pemerintah Nagari Sungai Nyalo, Bhabinkamtibmas melaksanakan vaksinasi PMK dengan sasaran hewan ternak dan Hewan Penular Rabie (HPR) di wilayah Nagari Sungai Nyalo. Pelaksanaan dilaksanakan dengan teknik door-to-door ke kantong-kantong peternakan milik masyarakat Nagari Sungai Nyalo. Total sebanyak 154 ekor sapi dan 5 ekor anjing 2 ekor kucing menjadi sasaran awal pelaksanaan vaksinasi PMK dan Rabies kali ini.
Pelaksanaan kali ini Kamis (10/8/2023) juga dilakukan monitoring oleh tim Bidang Keswan Kesmavet Dinas Pertanian. Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi dan tantangan apa saja yang dihadapi tim puskeswan painan dilapangan selama melaksnakan vaksinasi. Pada kesempatan ini target vaksinasi adalah ternak yang tidak mendapatkan vaksinasi pada pelaksanaan sebelumnya serta sapi masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi sebelumnya juga untuk dilakukan vaksin II PMK. Dan juga hewan peliharaan yang termasuk kategori HPR milik masyarakat Nagari Tuik.
Kesulitan yang ditemukan saat pelaksanaan vaksinasi adalah hampir sama dengan nagari sebelumnya selain cuaca hujan juga lokasi yang menyebar membutuhkan waktu yang lama untuk pelaksanaan vaksinasi, disamping itu beberapa hewan ternak belum terikat sehingga menyulitkan petugas melakukan vaksinasi. Serta sebagian ternak sapi masyarakat dilepaskan di sawah karena berbarengan dengan musim panen padi. Sedangkan tantangan vaskinasi rabies masih banyak masyarakat yang tidak mau hewannya di vaksin sehingga perlu dilakukan terus edukasi. Dengan pelaksanaan vaksinasi PMK dan Rabies ini diharapkan hewan ternak dapat terhindar dari wabah PMK dan peternak terhindar dari kerugian secara finansial serta HPR dapat terbebas dari rabies sehingga masyarakat aman.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!