Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Berita

Pelatihan Pembuatan Telur Asin Tingkatkan Motivasi Ekonomi Masyarakat Pesisir Selatan

02 Apr 2019 15:14:10 WIB 391x dibaca
admin
Pelatihan Pembuatan Telur Asin Tingkatkan Motivasi Ekonomi Masyarakat Pesisir Selatan

Dalam rangka mendorong motivasi serta meningkatkan jiwa berwirausaha masyarakat Pesisir Selatan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan telah melaksanakan Pelatihan Produk Pasca Panen Komoditi Peternakan (pembuatan telur asin).  Kegiatan ini berlangsung di empat kecamatan yaitu Kecamatan Lengayang (20 Maret 2019), Kecamatan Bayang (21 Maret 2019), Kecamatan Ranah Pesisir (22 Maret 2019) dan Kecamatan IV Jurai (25 Maret 2019).

Pelatihan ini diikuti oleh 100 orang warga dengan rincian setiap kecamatan dihadiri oleh 25 orang.   Nirmala Puspita, S.Pt, M.Si selaku tim pengolahan dan pemasaran hasil peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatera Barat, ditunjuk sebagai narasumber di Kecamatan Lengayang. Sementara itu, narasumber untuk tiga kecamatan lagi ditunjuklah Suhartini. Rangkaian kegiatan ini berupa penyuluhan dan demo langsung di lapangan yang telah dikondisikan sebelumnya.

“Kegiatan ini merupakan wujud dari misi dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam mengembangkan potensi sumber daya manusia dengan memanfaatkankan potensi ternak lokal yaitu itik bayang.  Selain itu tujuan akhir dari kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi dan meningkatkan income pendapatan ibu rumah tangga sehingga dapat membantu perekonomian berbasis home industri,” ujar Endang Hermiati, S.Pt selaku kasi pengolahan dan pemasaran hasil peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pesisir Selatan.

Menurut Mar (peserta pelatihan) mengatakan, “Pelatihan pembuatan telur asin ini sangat bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai salah satu sumber mata pencaharian mengingat telur asin sudah menjadi produk olahan ternak yang populer di kalangan masyarakat.  Modal telur asin itu hanya Rp 2.000/butir, kalau dijual bisa dijual dengan rentang harga Rp 3.500 – Rp 5.000/butir.  Kami sangat berharap pelatihan komoditi hasil ternak ini dapat dilanjutkan hingga terciptanya masyarakat yang mandiri secara ekonomi”.

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Kategori tidak tersedia
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.