Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

PELAYANAN KESEHATAN HEWAN PROLAPSUS PADA SAPI OLEH MARDONI, PETUGAS PARAMEDIK VETERINER PUSKESWAN TE

06 Dec 2024 21:09:03 WIB 26x dibaca
PUSKESWAN PAINAN
PELAYANAN KESEHATAN HEWAN PROLAPSUS PADA SAPI OLEH MARDONI, PETUGAS PARAMEDIK VETERINER PUSKESWAN TE

Sungai Gayo Lumpo, 23 November 2024 – Mardoni, petugas paramedik veteriner dari Puskeswan Terpadu Painan, berhasil memberikan penanganan medis terhadap seekor sapi yang mengalami prolapsus di Nagari Sungai Gayo Lumpo, Kabupaten Pesisir Selatan. Proses perawatan ini dilakukan dengan sukses pada tanggal 23 November 2024, dan mendapat apresiasi dari pemilik sapi, Emen, yang turut hadir selama penanganan.

Prolapsus, atau turun peranakan pada sapi, merupakan kondisi medis yang serius, di mana organ-organ dalam tubuh sapi terkeluar dari posisi semestinya, dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak segera ditangani. Kondisi ini sering terjadi pada sapi yang sedang melahirkan atau dalam keadaan sakit parah, dan memerlukan penanganan medis yang cepat dan tepat.

Menurut Mardoni, penanganan terhadap kasus prolapsus ini dilakukan dengan cara mengembalikan organ yang keluar ke posisi semula, kemudian dilakukan tindakan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. "Kami melakukan tindakan pembersihan pada organ yang keluar, kemudian memberikan pengobatan untuk mengurangi infeksi dan memastikan sapi dalam keadaan stabil," ujar Mardoni.

Selain tindakan medis, Puskeswan Terpadu Painan juga memberikan edukasi kepada peternak Emen tentang pentingnya perawatan kesehatan sapi secara rutin, terutama dalam memantau kesehatan sapi yang sedang melahirkan. Emen, sebagai peternak, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pelayanan cepat dan profesional yang diberikan oleh tim paramedik veteriner. "Saya sangat berterima kasih atas bantuan dari Puskeswan Painan. Sapi saya sempat terkejut dan khawatir, tapi berkat penanganan yang baik dari Mardoni, sapi saya bisa sembuh. Kami akan lebih hati-hati lagi dalam menjaga kesehatan ternak ke depan," ujar Emen.

Kepala Puskeswan Terpadu Painan, Drh. Hayatul Fitro, menjelaskan bahwa kejadian prolapsus pada sapi memang memerlukan penanganan yang tidak bisa ditunda. "Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk peternak di daerah ini. Puskeswan Terpadu Painan siap membantu kapan saja bila dibutuhkan," katanya.

Keberhasilan penanganan kasus prolapsus pada sapi ini menjadi bukti komitmen Puskeswan Terpadu Painan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan hewan di daerah pedesaan, serta memberikan dukungan kepada para peternak dalam menjaga kesehatan ternak mereka agar tetap produktif dan sehat.

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.