Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Berita

PELAYANAN PEMERIKSAAN KEBUNTINGAN (PKB) PADA TERNAK SAPI DI BUNGA PASANG II

22 Feb 2022 11:28:36 WIB 42x dibaca
Atapertanian
PELAYANAN PEMERIKSAAN KEBUNTINGAN (PKB) PADA TERNAK SAPI DI BUNGA PASANG II

BIDANG KESWAN DAN KESMAVET

NO

RINCIAN

URAIAN KEGIATAN

1.

Nama Kegiatan

:

PELAYANAN PEMERIKSAAN KEBUNTINGAN (PKB) PADA TERNAK SAPI DI BUNGA PASANG II

2.

Tanggal Kegiatan

:

22 Februari 2022

3.

Pelaksana

:

drh Suci Nurul Hidayati selaku petugas Sterility Control (SC) , Syafjonedi S.Pt selaku Petugas Inseminator

4.

Lokasi Kegiatan

:

Bunga Pasang II

5.

Tujuan Kegiatan

:

Melakukan tindakan pemeriksaan kebuntingan kepada hewan ternak masyarakat

Pemeriksaan kebuntingan merupakan salah satu tindakan yang penting dilakukan untuk mengetahui bunting atau tidaknya seekor ternak sapi/kerbau atau untuk mengetahui normal atau tidaknya saluran reproduksi saluran reproduksi ternak tersebut. Pemeriksaan kebuntingan ini juga merupakan slah satu cara untuk memonitor dan membuktikan hasil Inseminasi Buatan secara cepat dan layak. Siklus birahi yang dipergunakan sebagai dasar diagnosa hasil IB adalah berkisar antara 28 s.d 35 hari. Pemeriksaan kebuntingan sebaiknya dilakukan setelah 60 hari pasca Inseminasi Buatan, dikhawatirkan terjadi keguguran.

Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) disamping untuk menentukan bunting tidaknya sapi sedini mungkin juga untuk mengetahui adanya kelainan disaluran reproduksi yang dapat menjadi penyebab sapi sulit bunting;

Salah satu teknik mendiagnosa kebuntingan ternak sapi adalah dengan palpasi per-rektal. Palpasi per-rektal merupakan teknik yang paling sederhana, praktis, selain mudah prosedurnya juga mempunyai akurasi yang tinggi. Palpasi per-rektal didasarkan pada kondisi uterus, ovarium dan pembuluh darah uterus sapi/kerbau.

 

6.

Hasil Kegiatan

:

Cara melakukan palpasi rectal yaitu dengan cara memasukkan tangan kedalam rectum lalu meraba kekiri, kanan, bawah atas dan kedepan, jika dirasakan pada oviduk terjadi pengumpalan cairan jadi terasa seperti kenyal-kenyal berarti sapi telah mengalami kebuntingan 1 bulan, tetapi dalam pemeriksaan ini kita harus hati-hati karena ternak masih rentan mengalami keguguran jadi diperlukan keahlian yang sudah terlatih.  Tetapi jika dilakukan pemeriksaan setelah 3 bulan dilakukan penyuntikan (IB) atau kawin alam dapat ditandai dengan cara meraba kedua oviduk biasanya salah satunya sudah membesar dari ukuran normalnya, tetapi jika keduanya membesar berarti ternak sapi mengalami partus kembar.

 

7.

Tanggapan/Ekpos

:

Hal – hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pemeriksaan kebuntingan antara lain induk yang akan di PKB diikat dengan aman biar ternaknya tidak terjatuh dan kita juga tidak terkena bahaya seperti terkena sepakan dari kaki sapi, Setelah itu ternak dilakukan palpasi rektal tapi sebelum itu harus memakai sarung tangan plastik yang diberikan sabun sebagai pelicin yang bertujuan agar kita aman dari kuman yang berada dalam tubuh ternak, kotoran ternak dikeluarkan supaya tidak ada yang menghalangi ketika melakukan perabaan dan dilakukan perabaan dari serviks ,uterus sampai dengan oviduk rasakan setiap perubahan yang terjadi pada organ reproduksi sapi. Dengan dilakukannya pemerikasaan kebuntingan pada ternak sapi masyarakat diharapkan masyarakat mengetahui sapi miliknya tersebut bunting apa tidak.
 

Korespondensi Suci Nurul Hidayata, edited Pertanian Wisata Channel

 

.

 

 

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Kategori tidak tersedia
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.