Pelayanan Pengobatan Penyakit Miasis pada Sapi oleh Petugas Puskeswan Painan di Nagari Tambang
Painan, 21 Oktober 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesehatan ternak dan mendukung kesejahteraan peternak, petugas dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Painan, Mardoni, melaksanakan pelayanan pengobatan terhadap sapi yang terjangkit penyakit miasis di Nagari Tambang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.
Miasis, atau biasa dikenal dengan istilah belatungan, merupakan infeksi pada jaringan tubuh hewan yang disebabkan oleh larva lalat. Penyakit ini kerap menyerang ternak, terutama pada luka terbuka yang tidak segera ditangani.
Jika tidak ditangani dengan tepat, miasis dapat menyebabkan penurunan kondisi kesehatan ternak dan bahkan kematian. Mardoni, yang dikenal aktif dalam pelayanan kesehatan hewan di wilayah Painan, melakukan penanganan langsung terhadap beberapa ekor sapi milik warga yang terindikasi menderita miasis.
Penanganan dilakukan dengan membersihkan luka, mengeluarkan larva, dan memberikan obat-obatan antiseptik serta terapi lanjutan. “Kami menghimbau kepada peternak untuk segera melapor jika menemukan gejala mencurigakan pada ternaknya, terutama luka yang mengeluarkan bau tidak sedap atau terlihat adanya belatung,” ujar Mardoni saat ditemui di lokasi.
Selain pengobatan, petugas Puskeswan juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara pencegahan miasis, seperti menjaga kebersihan kandang, memeriksa ternak secara rutin, serta memberikan pakan yang bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh hewan.
Wali Nagari Tambang menyampaikan apresiasi kepada Puskeswan Painan atas respons cepat dan dedikasi dalam menjaga kesehatan hewan ternak di wilayahnya. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran petugas. Ini membuktikan pemerintah hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam sektor peternakan,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelayanan kesehatan hewan rutin yang dilakukan oleh Dinas Peternakan Kabupaten Pesisir Selatan melalui Puskeswan setempat, guna mencegah penyebaran penyakit dan meningkatkan produktivitas ternak masyarakat.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!