Pada tanggal 9 Juli 2024, Puskeswan Padang Laban melakukan pengobatan ternak sapi Bali yang dicurigai terinfeksi penyakit Jembrana di nagari Sungai Tunu. Pengobatan dan pengamatan kelapangan yang dilakukan oleh puskeswan padang Laban di bawah pimpinan drh. Fitriyah Yuskha berdasarkan laporan peternak bahwa adanya ternak yang mati akibat penyakit yang di curigai terinfeksi Jembrana. Pada kesempatan ini, pengobatan yang dilakukan juga di hadiri oleh kabid keswan dan kesmavet Sri Rita Setiawati S.Pt MM dan pejabat fungsional drh. Indozrizal.
Setelah di lakukan investigasi kejadian yang mengarah ke penyakit Jembrana yang terjadi di nagari sungai tunu sudah menyebabkan kematian sebanyak 2 ekor sapi Bali. Dan ada sekitar 25 ekor sapi Bali yang sedang sakit dengan gejala demam tinggi, diare serta kebengkakan kelenjar preskapularis dan kelenjar prefemoralis.
Penyakit Jembrana merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus Jembrana. Penyakit yang disebabkan oleh virus tidak ada obat yang spesifik. Pemberian antibiotik hanya mengurangi infeksi sekunder yang dialami karena virus. Pengobatan juga diberikan multivitamin dengan tujuan dapat meningkatkan imunitas sapi agar dapat melawan adanya virus yang menyerang. Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan pemberian vaksinasi. Akan tetapi vaksinasi hanya dapat diberikan pada ternak jika ternak dalam kondisi sehat.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!