Penyakit Hewan adalah gangguan kesehatan pada Hewan yang antara lain, disebabkan oleh cacat genetik, proses degeneratif, gangguan metabolisme, trauma, keracunan, infestasi parasit, dan infeksi mikroorganisme patogen seperti virus, bakteri, cendawan, dan rickettsia. Di antara Penyakit hewan, ada penyakit hewan menular strategis yang merupakan Penyakit Hewan yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi, keresahan masyarakat, dan/atau kematian hewan yang tinggi Peraturan (Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2014 Tentang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Hewan).
Guna pencegahan penyakit hewan menular terhadap masuknya kuman penyebab penyakit hewan menular ke suatu kawasan peternakan, baik itu untuk peternakan ruminansia maupun unggas, dibutuhkan suatu tindakan biosekuriti. Maka pada Kamis, 4 Juli 2024 Bidang Keswan dan Kesmavet menyerahkan bantuan disinfektan dan peralatan pendukung vaksinasi ke Puskeswan Lunang yang berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Tim Keswan yang dipimpin oleh Fungsional Medik Veteriner, drh. Indosrizal bertemu dengan Kepala Puskeswan Lunang, drh. Irma Rozalina dan petugas paramedik Puskeswan, sdr. Agus Taufik, A.Md. Distribusi disinfektan dan peralatan ini bersumber dari anggaran pada Sub Kegiatan Pemberantasan Penyakit Hewan Menular dan Zoonosis Dalam 1 (Satu) Daerah Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2024 pada Dinas Pertanian. Disinfektan yang diserahkan bermerk dagang Spectaral sebanyak 24 liter dan Neomed sebanyak 40 liter. Selain itu juga diserahkan sebanyak 1.800 buah spuit 5 CC dengan kanul 18G.
"Kami ucapkan terimakasih atas bantuan disinfektan untuk kandang ternak besar dan unggas, semoga dapat digunakan oleh peternak dalam rangka penyehatan lingkungan dan disinfeksi kandang." ucap dokter Ilin, panggilan drh. Irma Rozalina.
"Disinfektan pada prinsipnya bisa digunakan untuk berbagai dalam rangka pencegahan lingkungan dari masuknya kuman" ujar pak Andos.
Dari komposisi, tiap mL Spectaral mengandung glutaraldehid 300 mg dan dimetilkokobenzilamoniumkloride yang bekerja sinergis, tidak korosif, berspektrum luas, dan berdaya bunuh kuat terhadap virus, bakteri dan jamur. Penggunaan secara teratur mampu mencegah penyebaran mikroorganisme patogen di lingkungan kandang, peralatan, kendaraan dan air. Sementara Neomed Liverstock Disinfektan dengan formula bebas alkohol yang mampu meringankan kesehatan dan kebersihan hewan ternak. Diformulasikan dengan bahan aktif HOCl 250 ppm untuk tiap mL nya atau hipoklorus acid yang secara alami diproduksi oleh tubuh. Neomed efektif membunuh bakteri, virus, dan jamur penyebab penyakit pada hewan ternak. Penggunaan disinfektan merupakan upaya preventif dalam pemberantasan penyakit hewan menular. Semoga dengan dialokasikannya disinfektan dan peralatan pendukung vaksinasi dapat lebih memaksimalkan pelayanan kesehatan hewan di wilayah Puskeswan Lunang (#andoz).
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!