Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK pernah mewabah di Kabupaten Pesisir Selatan pada 2022 sampai awal 2023, termasuk di wilayah kerja Puskeswan Terpadu Inderapura yang mencakup Kecamatan Air Pura, Kecamatan Pancung Soal, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, dan Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Tindakan pengendalian dilakukan dengan vaksinasi massal, koordinasi dengan stakeholder terkait dan biosekuriti. Di Tahun 2024, kasus PMK sudah tidak lagi dilaporkan petugas. Akan tetapi, guna pencegahan PMK, dibutuhkan suatu tindakan biosekuriti.
Biosekuriti merupakan suatu tindakan pengamanan terhadap kuman penyebab penyakit, di antara elemen biosekuriti adalah disinfeksi dan vaksinasi. Bidang Keswan dan Kesmavet pada Rabu, 26 Juni 2024 menyerahkan bantuan disinfektan dan peralatan pendukung vaksinasi ke Puskeswan Padang Laban yang berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Tim Keswan yang dipimpin oleh Fungsional Medik Veteriner, drh. Indosrizal bertemu dengan Kepala Puskeswan Inderapura, bapak Erita, S.Pt yang berstatus paramedik veteriner dan petugas paramedik veteriner Puskeswan, sdr. Jumatul Hayani, S.Pt, dan Yudi Marlides. Disinfektan yang diserahkan bermerk dagang Spectaral sebanyak 24 liter dan Neomed sebanyak 40 liter. Selain itu juga diserahkan sebanyak 1.800 buah spuit 5 CC dengan kanul 18G.
"Diucapkan terimakasih atas bantuan disinfektan dan peralatan pendukung vaksinasi untuk pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku bagi wilayah Puskeswan Inderapura." ucap pak Erita.
"Disinfektan pada bisa dasarnya digunakan untuk banyak aspek dalam penyehatan lingkungan dari kuman" ujar pak Andos.
Dari komposisi, tiap mL Spectaral mengandung glutaraldehid 300 mg dan dimetilkokobenzilamoniumkloride yang bekerja sinergis, tidak korosif, berspektrum luas, dan berdaya bunuh kuat terhadap virus, bakteri dan jamur. Penggunaan secara teratur mampu mencegah penyebaran mikroorganisme patogen di lingkungan kandang, peralatan, kendaraan dan air. Sementara Neomed Liverstock Disinfektan dengan formula bebas alkohol yang mampu meringankan kesehatan dan kebersihan hewan ternak. Diformulasikan dengan bahan aktif HOCl 250 ppm untuk tiap mL nya atau hipoklorus asid yang secara alami diproduksi oleh tubuh. Neomed efektif membunuh bakteri, virus, dan jamur penyebab penyakit pada hewan ternak.
Penggunaan disinfektan merupakan upaya preventif dalam pemberantasan penyakit hewan menular. Semoga dengan dialokasikannya disinfektan dan peralatan pendukung vaksinasi dapat lebih memaksimalkan pelayanan kesehatan hewan di wilayah Puskeswan Inderapura.(#andoz).
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!