Jl. DR. Moh. Hatta Painan,
Kabupaten Pesisir Selatan.
Umum
Perjalanan dinas dalam rangka koordinasi dan konsultasi terkait penanggulangan gangguan reproduksi t
13 Jun 2024 09:28:25 WIB 9x dibaca
PUSKESWAN SUTERA
Pada kamis tanggal 5 juni 2024 petugas puskeswan sutera melakukan perjalanan dinas ke kantor dinas pertanian di painan dengan tujuan ke bidang keswan dan kesmavet bertemu dengan fungsional medik veteriner ahli muda yaitu drh indozrizal dalam rangka koordinasi dan konsultasi terkait penanggulangan gangguan reproduksi ternak.
Gangguan reproduksi didefinisikan sebagai kondisi dimana fungsi reproduksi hewan jantan atau betina terganggu sementara sehingga berdampak pada menurunnya efisien reproduksi. Gangguan ini ditandai dengan efisiensi reproduksi dan produktifitas yang rendah. Dampak adanya gangguan reproduksi dapat dilihat dari tingginya service per conception (S/C), panjangnya calving interval (CI), dan rendahnya angka kelahiran yang berakibat pada penurunan pendapatan peternak.
Diagnosa kasus gangguan reproduksi terbanyak di wilayah puskeswan sutera yaitu Hipofungsi ovari, Endometritis, Silent Heat, Retensio Secundinarum dan Distokia. Kasus-kasus yang terjadi di lapangan umumnya kerena faktor cacat lahir, hormonal, malnutrisi dan perawatan pra/post partum yang tidak benar.
Pengobatan atau perawatan ternak sapi betina yang mengalami gangguan reproduksi umumnya menggunakan terapi hormonal, perbaikan kualitas pakan, dan peningkatan kebersihan kandang/ternak.