Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

Puskeswan Silaut Melakukan Pelayanan Pengobatan Bovine Ephemeral Fever (BEF) \"Demam Tiga Hari\"

08 Aug 2023 19:38:46 WIB 17x dibaca
PUSKESWAN SILAUT
Puskeswan Silaut Melakukan Pelayanan Pengobatan Bovine Ephemeral Fever (BEF) \"Demam Tiga Hari\"
Bovine Ephemeral Fever (BEF), disebut juga sebagai Demam Tiga Hari (Three Days Sickness), merupakan penyakit sapi yang bersifat akut yang disertai demam, dengan angka kesakitan (morbiditas) yang tinggi mencapai 80% akan tetapi angka kematiannya (mortalitas) rendah (1-2%). Ternak yang terinfeksi akan menunjukkan gejala klinis seperti demam tinggi (40-42 C), penurunan nafsu makan, keluarnya Ieleran dari hidung dan mata (lakrimasi) yang bersifat serous.Meningkatnya suhu tubuh sapi sebagai respon terhadap perlawanan virus yang menginfeksi dan menyebabkan leleran nasal bening hingga serous . Tremor extremitas baik cranial maupun caudal juga terjadi dan melanjut kepada kekakuan hingga kepincangan dan menyebabkan sapmenjadi malas bergerak. Kepincangan pada salah satu kaki merupakan ciri utama yang dapat diamati pada kejadian BEF, tapi hanya akan terlihat pada hari kedua berjalannya penyakit. Penanganan penyakit lebih banyak dilakukan saat penyakit sudah berjalan selama 2 hari, yakni dengan ditandai kepincangan ekstremitas cranial maupun caudal hingga ambruk. Ternak yang sakit akan segera sembuh, apabila tidak disertai dengan infeksi sekunder, atau komplikasi dengan penyakit lain Pencegahan dan pengobatan kasus BEF dapat dilakukan dengan peningkatan imunitas tubuh ternak, vaksinasi, menjaga sanitasi lingkungan dengan melakukan drainase yang bagus dan kondisi rumput dan semak yang dipotong, melakukan karantina pada pembatasan gerak sapi atau ternak yang terinfeksi. Pengobatan dilakukan pada ternak yang terinfeksi dengan melihat gejala-gejala klinis yang ditimbulkan. Dokter hewan juga memberikan edukasi mengenai penyakit BEF dan meminta para peternak jika menemukan sapinya terserang penyakit ini untuk segera melapor ke petugas Puskeswan Silaut yang ada di Silaut II ataupun menghubungi lewat telepon agar sapinya dapat segera ditangani secara medis.
Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.