Petugas puskeswan terpadu sutera melaksanakan pemeriksaan kebuntingan di alai nagari amping parak kecamatan sutera pada senin (7/8/2023). Melalui teknik Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) maka dapat mendeteksi lebih dini terhadap status kebuntingan, sekaligus mengetahui kondisi reproduksi sapi. Pemeriksaan Kebuntingan dalam pelayanan ini dilakukan melalui palpasi rectal, merupakan cara pemeriksaan yang sederhana, namun membutuhkan keterampilan dan latihan yang intensif sehingga petugas PKB mampu mendiagnosa kebuntingan, sekaligus menentukan umur kebuntingan, mengetahui posisi fetus dan memprediksikan kelahiran. Dengan demikian maka dapat di prediksikan kondisi kebuntingan sapi, sekaligus dapat mencegah kondisi gangguan reproduksi maupun gangguan kelahiran pada sapi saat melahirkan. Sebuah usaha peternakan, kesehatan dan reproduksi ternak menjadi faktor yang sangat penting dalam mendorong jumlah populasi dan pertumbuhan/perkembangan ternak sapi. Selain itu tidak kalah pentingnya ketelatenan para peternak ketika melakukan pemeliharaan ternak sapi selama masa kebuntingan, karena sangat menentukan kecepatan pertumbuhan anak sapi ketika masih dalam kandungan. Pada saat pelayan ini ada 2 ekor ternak sapi yang terdeteksi sedang dalam keadaan bunting, dengan usia kandungan 4 dan 6 bulan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!