Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

Puskeswan Sutera Melakukan Pengobatan BEF pada Kerbau

15 Aug 2023 20:01:14 WIB 26x dibaca
PUSKESWAN SUTERA
Puskeswan Sutera Melakukan Pengobatan BEF pada Kerbau

Puskeswan terpadu Sutera melakukan pengobatan kepada 1 ekor Kerbau yang terdiagnosa penyakit BEF di Lampanjang nagari Rawang Gunung Malelo pada Selasa (15/8/2023). BEF (Bovine Ephemeral Fever) menjadi ancaman bagi sapi di daerah dengan topografi tinggi, terlebih pada musim pancaroba. Pada umumnya penyakit ini disebut dengan demam 3 hari, karena memang biasanya sapi atau kerbau mengalami demam tinggi selama 3 hari. Penyakit ini galibnya menghantam sapi /kerbau di daerah dengan topografi tinggi. Penyakit ini dipacu oleh vektor serangga pembawa virus, seperti nyamuk dan lalat dengan kemampuan untuk menyebarkan penyakit sejauh 2 km. Virus tersebut memiliki masa inkubasi selama 7 hari. BEF bersifat akut, dengan angka kesakitan atau morbiditas sebesar 80 %, namun angka kematian atau mortalitasnya tergolong rendah yakni hanya 1 – 2 %. Maka dari itu, BEF tidak masuk dalam daftar penyakit strategis, karena angka kematian rendah sehingga tidak menimbulkan banyak kerugian. Kasus ini juga ditemukan pada kerbau, namun secara ringan dan segera diikuti dengan serokonversi. “Gejala khasnya si sapi/ kerbau tidak mau minum, makan dan panas tinggi 410C – 420C. Keengganan untuk makan dan minum itu dikarenakan adanya pembengkakan pada esofagus. Kemudian, adapula cairan atau leleran pada mata. Virus itu, juga akan membuat kaki sapi/kerbau pincang, sebelum akhirnya ambruk dan tremor. Kepincangan ini hanya terjadi pada hari kedua setelah saat terserang BEF.

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.