Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

Puskeswan Terpadu Sutera Melakukan Pemeriksaan Kebuntingan di Desa Sungai Sirah

01 Aug 2023 19:22:39 WIB 35x dibaca
PUSKESWAN SUTERA
Puskeswan Terpadu Sutera Melakukan Pemeriksaan Kebuntingan di Desa Sungai Sirah

Petugas Puskeswan Terpadu Sutera melakukan Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) di Desa Sungai Sirah Nagari Surantih Kecamatan Sutera Selasa 1 Agustus 2023. Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) pada sapi salah satu cara yaitu dengan yang biasa juga di sebut pemeriksaan palpasi rectal. Di kalangan Peternak Palpasi rectal ini lebih praktis dan mudah prosedurnya, mempunyai akurasi yang tinggi. Palpasi rectal bisa dilakukan oleh inseminator atau peternak yang sudah berpengalaman pada pemeriksaan kebuntingan. Palpasi rectal tersebut didasarkan atas kondisi uterus, ovarium dan buluh-buluh darah uterus. Cara melakukan palpasi rectal yaitu dengan cara melakukan memasukkan tangan kedalam rectum lalu meraba kekiri, kanan, bawah atas dan kedepan, jika dirasakan pada oviduk terjadi pengumpalan cairan jadi terasa seperti kenyal-kenyal berarti sapi telah mengalami kebuntingan 1 bulan, tetapi dalam pemeriksaan ini kita harus hati-hati karena ternak masih rentan mengalami keguguran jadi diperlukan keahlian yang sudah terlatih. Tetapi jika dilakukan pemeriksaan setelah 3 bulan dilakukan penyuntikan (IB) atau kawin alam dapat ditandai dengan cara meraba kedua oviduk biasanya salah satunya sudah membesar dari ukuran normalnya, tetapi jika keduanya membesar berarti ternak sapi mengalami partus kembar. Hal – hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pemeriksaan kebuntingan antara lain induk yang akan di PKB diikat dengan aman biar ternaknya tidak terjatuh dan kita juga tidak terkena bahaya seperti terkena sepakan dari kaki sapi, Setelah itu ternak dilakukan palpasi rektal tapi sebelum itu harus memakai sarung tangan plastik yang diberikan sabun sebagai pelicin yang bertujuan agar kita aman dari kuman yang berada dalam tubuh ternak, kotoran ternak dikeluarkan supaya tidak ada yang menghalangi ketika melakukan perabaan dan dilakukan perabaan dari serviks ,uterus sampai dengan oviduk rasakan setiap perubahan yang terjadi pada organ reproduksi sapi.

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.