Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

Retensi plasenta pada ternak sapi

19 Aug 2024 14:20:00 WIB 11x dibaca
PUSKESWAN SUTERA
Retensi plasenta pada ternak sapi
Jumat, 16 agustus 2024 salah satu petugas lapangan Puskeswan Sutera melakukan pengobatan di di padang panjang dua kecamatan lengayang kepada ternak sapi masyarakat yang ternak nya melangalami Retensi Plasenta. Retensio plasenta adalah kondisi ketika plasenta tetap berada di dalam rahim dan tidak dapat keluar selama 30 menit setelah proses persalinan selesai. Kondisi ini perlu segera ditangani dengan cepat dan tepat karena berisiko menimbulkan komplikasi tertentu, seperti infeksi dan kehilangan darah dalam jumlah banyak. Memberikan obat-obatan, seperti oksitosin, segera setelah bayi lahir untuk merangsang kontraksi rahim agar seluruh plasenta keluar. Menjalankan prosedur controlled cord traction (CCT), yaitu dengan menjepit dan menarik tali pusar bayi sambil melakukan pijatan ringan pada perut ibu untuk merangsang kontraksi rahim. Pencegahan yang Dapat Dilakukan Menghindari Faktor Risiko. ... Pemberian Obat-Obatan. ... Menjalankan Prosedur Controlled Cord Traction (CCT) ... Melakukan Pijatan Ringan di Area Rahim Sesudah Bayi Lahir.
Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.