Jl. DR. Moh. Hatta Painan,
Kabupaten Pesisir Selatan.
Umum
Sekolah Lapang Komoditi Kopi Tanggal 8 Juli 2024 di Kecamatan IV Jurai
19 Jul 2024 09:05:47 WIB 11x dibaca
BIDANG PERKEBUNAN
Peserta Sekolah Lapang Komoditi Gambir berasal dari Kelompok Koto Lamo, Kecamatan IV Jurai. Pelaksanaan Sekolah Lapang Komoditi Kopi pada tanggal 8 Juli 2024 di Kelompok Tani Aia Jania Narasumber Nuzuwir Joni, S.P.M.I. Kom dengan materi Pembuatan Trichokompos dan Narasumber Azrial dengan materi Pemeliharaan Kebun Komoditi Kopi. Trichoderma SP merupakan salah satu jenis jamur yang menguntungkan manusia. Salah satu manfaatnya adalah sebagai starter dalam pembuatan pupuk kompos. Jamur ini dapat mempercepat dekomposisi bahan organik karena Trichoderma SP dapat mengurangi bahan organik seperti karbohidrat, terutama selulosa dengan bantuan enzim selulose. Trichokompos adalah pupuk yang berasal dari bahan-bahan organik baik hewan maupun tumbuhan yang didekomposisi oleh Trichoderma SP. Kebutuhan terhadap bahan organik dan unsur hara dapat dicukupi dengan pemupukan. Pemupukan adalah kegiatan menambahkan pupuk ke dalam tanah ataupun bagian tanaman dengan tujuan menambah unsur hara yang tersedia bagi tanaman. Berdasarkan bahan pembuatnya, pupuk dapat dibedakan menjadi du yaitu pupuk orgnik dan pupuk an organik. Pupuk yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hara dan bahan organik tanah adalah pupuk oragnik. Pupuk organik adalah pupuk yang sebagian atau seluruh bahannya berasal dari tumbuhan dan atau hewan yang telah mengalami proses rekayasa dan mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Pemeliharaan tanaman kopi secara garis besar ada 2 macam yaitu pemeliharan TBM Kopi dan pemeliharaan TM Kopi. Pemeliharaan TBM dan TM kopi yaitu dengan melakukan pengolahan tanah, penyiangan, pemupukan, hama dan penyakit, pengaturan pohon pelindung/naungan.Pengolahan tanah bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah agar menjadi gembur dan subur, sehingga mampu menyimpan unsur hara dalam tanah lebih banyak. Penyiangan bertujuan mengurangi terjadinya persaingan pengambilan unsur hara dalam tanah antara tanaman pokok dengan tanaman lain.