Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

Sekolah Lapang Komoditi Pala Tanggal 25 Juni 2024 di Kecamatan Ranah Pesisir

26 Jun 2024 12:04:05 WIB 8x dibaca
BIDANG PERKEBUNAN
Sekolah Lapang Komoditi Pala Tanggal 25 Juni 2024 di Kecamatan Ranah Pesisir
Peserta Sekolah Lapang Komoditi pala yang berasal dari Kelompok tani Muda Saiyo, Kecamatan Ranah Pesisir. Pelaksanaan Sekolah Lapang Komoditi Pala pada tanggal 25 Juni 2024 di Kelompok Tani Muda Saiyo dengan Narasumber Gusrianto,SP dengan materi Pembuatan Biosaka. Biosaka merupakan salah satu inovasi dalam pembuatan pupuk organik dari bahan rerumputan yang sudah diaplikasikan di beberapa daerah dengan hasil yang significant untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia. Biosaka adalah bahan dari larutan tumbuhan atau rerumputan yang diketahui mampu melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit dan mampu menekan penggunaan pupuk mencapai 50-90 persen. Hal penting yang harus diperhatikan dalam pembuatan Biosaka adalah pemilihan bahan yang tepat yaitu memanfaatkan berbagai macam dedaunan (minimal 5 jenis tanaman) atau rerumputan yang kondisinya sehat, artinya tidak terlihat adanya lubang-lubang atau bercak-bercak yang menunjukkan bekas gigitan serangga atau serangan hama dan penyakit, Pemilihan bahan diutamakan untuk daun atau rumput yg tidak berlendir. Cara Pembuatan Biosaka yaitu Campurkan bahan dan air pada wadah yang telah disiapkan, Lakukan peremasan dengan tangan kanan dan tangan kiri memegang pangkal bahan, sekali meremas diikuti sekali mengaduk air ke kiri.Diremas sampai selesai, tidak berhenti, tidak sampai hancur batangnya, tangan tidak boleh diangkat, tetap di dalam air, dan tidak dapat berganti orang. Lakukan proses ini selama 15-20 menit. Kemudian pisahkan air dengan ampas bahan. Air Yang kita gunakan adalah airnya yang sudah bercampur dengan sari pati bahan. Simpan 3-7 hari di dalam wadah. Pembuatan biosaka dikatakan berhasil apabila mengeluarkan aroma yang wangi. Biosaka yang sempurna bisa disimpan hingga lima tahun. Apabila pembuatan biosaka berhasil, lakukan penyemprotan dengan nozzle kabut minimal 1 meter di atas pertanaman dan tidak boleh berulang. Untuk 1 hektar lahan cukup 2-4 tanki sprayer. Sebagai informasi, penggunaan biosaka dapat mengurangi penggunaan dosis pupuk NPK hingga 50 %.
Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.