Lunang, 12 Juli 2024 Balai Penyuluhan Pertanian melaksanakan sekolah lapangan PHT Tanaman Cabe Pertemuan ke 4, yang di hadiri pimpinan BPP Lunang dan Kelompok Tani Karya Makmur yang penyampaian materi oleh Pak A.Aziz, SP petugas POPT Provinsi Sumatera Barat Penyampaian materi oleh Petugas POPT Prov. Sumbar tentang Budidaya Tanaman Cabai yaitu persiapan benih bertujuan tersediannya benih bermutu yang dianjurkan sesuai dengan kebutuhan dalam jumlah dan waktu yang tepat dan terjaminnya benih yang digunakan murni secara genetik, sehat, seragam, daya tumbuhnya baik dan mempunyai daya adaptasi yang baik serta produksi yang tinggi. Persemaian, media tanam dibuat dalam polibek/baki persemaian dan bedengan.dalam polibek digunakan adalah campuran tanah dan pupuk kandang ditambah agen pengendali, satu minggu kemudian benih cabe siap disemai dlam polibek sebanyak 2 biji. Dalam bedengan media tanam digunakan pupuk kandang 2 karung + Trichoderma 1 karung, pupuk kanadang dan Trichoderma ditebar, diaduk, diratakan lulu dibiarkan 1 minggu. Benih cabai merah disebar lalu ditutup dengan tanah, untuk mencegah bibit tertular virus kuning maka bedengan persemaian diberi naungan kurungan dengan kain sifon. Penanaman yaitu ditanam sore hari, benih diperiksa dan diseleksi. Batang harus lurus, perakaran banyak dan pertumbuhan normal. Setelah penanaman dilakukan penyiraman.
Materi kedua OPT utama Tanaman cabe dan Pengendaliannya, tanaman cabe dalam pengembangannya tersebut salah satu kendalanya adalah adanya serangan OPT yang semua organisme yang mempunyai kemampuan merusak, mengganggu kehidupan atau menyebabkan terganggunya metabolisme sampai tumbuhan mati. OPT Trips (Myzus persicae) warna nimfa kuning pucat, serangga dewasa warna kuning sampai coklat kehitaman. Daun terserang berwarna keperak-perakan dan daun mengeriting atau berkerut. Kutu Daun Persik (Myzus persicae sulz) kutu daun muda dan dewasa ada antena yang sepanjang tubuhnya. Tanaman terserang keriput, kerdil, kekuningan, daun-daun terpuntir, layu lalu mati. Kutu kebul ( Bemisia tabacci ), Nimfa dan imago menghisap cairan daun menyebabkan bercak nekrotik pada permukaan daun. Lalat buah (Bactrocera sp) Gejala kerusakan pada buah yang diserang pun bervariasi. Serangan pada buah muda menyebabkan buah berbentuk tidak normal, buah berkalus, dan gugur. Serangan pada buah tua menyebabkan buah menjadi busuk basah karena bekas lubang larva terinfeksi oleh bakteri dan jamur. Penyakitnya Layu Bakteri , gejalanya tanaman muda layu yang dimulai dari pucuk selanjutnya tanaman layu dan mati. Layu Jamur Jika akar dipotong, tidak berlendir dan berbau. Sedangkan jika dicelupkan ke dalam air selama beberapa menit, tidak akan terlihat asap seperti pada serangan bakteri. Pengendalian Gunakan varietas tahan, Mengendalikan nematoda di tanah. Virus kuning yaitu klorosis pada anak tulang daun dan ukuran daun jadi Kecil daun menguning dan keriting, bunga gugur, dan buah memendek. Busuk Buah, munculnya bercak yang agak mengkilap, sedikit terbenam dan berair, berwarna hitam, orange dan coklat. Dalam pengendalian nya diperlukan tepat dalam pengaplikasian pestisidanya yaitu tepat sasaran, tepat jenis, tepat dosis, tepat cara, tepat waktu, tepat mutu.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!