Sosok Sekolah Lapangan merupakan sebuah “sekolah tanpa dinding”, sehingga ruang kelas sekaligus perpustakaannya, adalah lahan sawah itu sendiri. Peserta Sekolah Lapangan berkumpul satu kali seminggu selama satu musim (12-14 minggu) untuk mengikuti dan menganalisa perkembangan tanaman mereka, fase demi fase. Sekaligus mereka mendalami berbagai prinsip yang terkait dengan perkembangan tanaman seperti dinamika populasi serangga, fisiologi dan kompensasi tanaman, pemeliharaan kesuburan tanah, pengaruh air dan cuaca, pemilihan varietas, dan lain-lain, melalui eksperimen-eksperimen yang mereka lakukan sendiri. Selain kegiatan pokok, serangkaian kegiatan (topik khusus) dilakukan sesuai dengan masalah-masalah khusus yang dihadapi di setiap tempat. Pada pertemuan ke 6 di dilakukan pembelajaran tentang pupuk organik cair (POC) yang di sampaikan oleh narasumber Busril yang merupakan petani pakar di kabupaten pesisir Selatan. Dengan pertemuan ini dapat petani memahami apa yang didapat dan Pat di aplikasi kan oleh petani penyampaian pimpinan BPP ranah pesisir
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!