Lunang, 13 Juli 2023 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Lunang melaksanakan pendampingan teknis kegiatan Sekolah Lapang Udara Bersih Indonesia untuk persiapan demplot tanaman padi sawah mulsa tanpa olah tanah dan konvensional, di Wilayah Binaan Penyuluh Pertanian (WKPP) Pondok Parian Lunang Kelompok Tani Talao di Nagari Pondok Parian. Penggunaan mulsa jerami bertujuan untuk melindungi tanah dari teriknya sinar matahari sehingga mempengaruhi suhu tanah, kelembaban tanah, mikroorganisme yang berada dalam tanah.
Berdasarkan pengalaman saudara Eri Hermanto, dengan penggunaan mulsa jerami pertumbuhan tanaman padi lebih bagus dibandingkan konvensional, anakan lebih banyak dan hama keong yang selama ini ditakutkan menyerang pada saat padi usia muda dapat teratasi. Selain itu gulma juga tidak berkembang karena tertutup oleh mulsa Sawah juga tidak digenang seperti biasanya.
Langkah kerja mulsa tanpa olah tanah tanaman padi yaitu, Membuat bedengan 1 - 1,5 M, parit dengan lebar 30 cm, dalam parit minimal 15 cm, Meletakkan mulsa di atas bedengan tebal mulsa 10 cm ( pastikan tanah tertutup mulsa), Membuat lubang tanam, Menanam, Pemupukan dilakukan pada lubang tanam, Panen dan tanaman berikutnya, sehingga permukaan tanah selalu tertutup. bertani dengan cara seperti ini dapat lebih murah biayanya dan produksinya juga lebih tinggi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!