Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

SERANGAN HAMA WERENG BATANG COKLAT (WBC) PADA TANAMAN PADI SAWAH DAPAT MENGGAGALKAN PANEN

29 May 2023 12:29:54 WIB 13x dibaca
BPP RANAH IV HULU TAPAN
SERANGAN HAMA WERENG BATANG COKLAT (WBC) PADA TANAMAN PADI SAWAH DAPAT MENGGAGALKAN PANEN
FORMAT BERITA PPID SESUAI EDARAN/245/DISTAN-PS/I/2023 SERANGAN HAMA WERENG BATANG COKLAT (WBC) PADA TANAMAN PADI SAWAH DAPAT MENGGAGALKAN PANEN (LOKASI : WKPP TAMPAT TONGGA JAYA.TAMPAT TONGGA (PELAKU) : PENYULUH WKPP,PIMPINAN BPP RAHUL (ITRIZAL,SP),PETANI (OBJEK KEGIATAN) : PENDAMPINGAN PETANI DALAM BUDIDAYA PADI SAWAH (TANGGAL PELAKSANAAN : Senin,29 Mai 2023 (TEORI/PENJELASAN KEGIATAN/LITERATUR) ; Talang koto pulai, keberhasilan dalam berusaha tani sangat dipengaruhi oleh aspek internal dan eksternal yang tidak bisa diabaikan ,karena akan dapat mebgakibatkan kegaggalan dalamm berusaha tani. Faktor eksternal salah satunya dipengaruhi oleh serangan hama da penyakit,pada kondisi dilapangan saat ini adanya serangan hama wereng batang coklat(WBC),hama ini umumnya menyerang tanaman pada masa vegetatif dan generatif,untuk menghindari agar tanaman tidak terserang hama ini maka perlu dilakukan - Menanam benih yang bersetifikat ,yang tahan WBC - Eradikasi lingkungan/sanitasi lingkungan - Pengamatan yang intensive terutama pada tanaman muda - Kendalikan hama pada saat ada imigran wereng makroptera yang pertama atau generasi nol - Mamfaatkan pestisida nabati - Langkah ahkir pemakaian insektisida yang selektif dengan bahan aktif((imidakloprid,fipronil,theometoxam,buprofein. Dengan tetap memperhatikan prinsip 6T(Tepat jenis,tepat kosentrasi, tepat dosis,tepat volumesemprot,tepat waktu dan tepat sasaran),apabila tidak memperhataikan T6 maka mengakibatkan kekebalan pada jasad sasaran dan musuh alami akan mati - (KESIMPULAN/HASIL KEGIATAN) : untuk agarv tidak terjadinya serangan hama yang diluar dugaaan maka perlu dilakukan pengamatan secara kontiniu dan berskala,bila ada serangan hama atau ditemukan hama melebihi tiga ekor perrumpun bila umur kurang 40 hst,dan bila umur lebih dari 40 HST Populasi hama 5 ekor perrumpun
Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.