Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

TANTANGAN PENYULUHAN KEDEPAN DALAM RANGKA PENINGKATAN PRODUKTIFITAS TANAMAN PANGAN

10 Aug 2023 08:09:26 WIB 33x dibaca
BPP AIRPURA
TANTANGAN PENYULUHAN KEDEPAN DALAM RANGKA PENINGKATAN  PRODUKTIFITAS TANAMAN PANGAN

JUNNAIDY BPP AIRPURA 9/8/2023

DASAR PEMIKIRAN

Keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya dilihat dari keberhasilan pembangunan sarana dan prasarana semata akan tetapi pembanguan pertanian juga di lihat dari keberhasilan pembangunan sumberdaya manusianya. Penyuluh mempunyai peranan yang sangat strategis dalam pembangunan pertanian. Peran penyuluh selain sebagai tugas pengawalan dan pendampingan program-program pertanian, penyuluh juga lebih difungsikan sebagai agen pembangunan pertanian untuk menyebarluaskan informasi pembangunan pertanian diwilayah kerjanya. Menyampaikan visi dan misi, tujuan, strategi dan prinsip dari pembangunan pertanian, mentransfer teknologi, dan melakukan perubahan. Membimbing dan memberikan alternatif pemecahan masalah petani/kelompok tani dalam mengambil keputusan untuk pengembangan usaha.

Pada prinsifnya tujuan penyuluhan yang di laksanakan oleh penyuluh untuk merubah pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku petani agar mereka mau, tahu, dan mampu melaksanakan inovasi untuk kesejahteraanya.

Oleh karena itu diperlukan metode-metode penyuluhan yang sesuai dengan kebutuhannya, sehingga dampak penyuluhan yang disampaikan penyuluh akan lebih terasa manfaatnya oleh petani itu sendiri.

TANTANGAN PENYULUHAN KEDEPAN

Di beberapa daerah masih terjadi penurunan produksi padi akibat perubahan iklim global, degradasi lahan, alih fungsi lahan produktif untuk keperluan non pertanian, perkembangan hama dan penyakit tanaman, dan lemahnya modal petani. Penurunan produksi padi terutama pada lahan irigasi yang dikelola secara intensif, erat kaitannya dengan pemberian pupuk kimia dengan takaran yang semakin meningkat dan kurangnya ketersediaan bahan organik. Akibatnya terjadi ketidak seimbangan unsur hara dalam tanah.

Sebagian dari masalah yang dihadapi petani dilapangan dapat diatasi dengan penerapan berbagai inovasi (teknologi baru) diantaranya penggunaan varietas unggul, pemupukan berimbang dan mengatur pola tanam. Namun pengalaman selama ini menunjukkan penerapan inovasi agar cepat diadopsi petani erat kaitanya dengan sistim penyelenggaraan penyuluhan pertanian dan metode yang digunakan.

Penyuluh juga di tuntut menguasai metode-metode penyuluhan yang sesuai dengan kondisi dan sasaran penyuluhan sehingga penggunaan metode yang tepat dan benar petani akan lebih terdorong untuk mengadopsi inovasi baru. Selama ini berbagai metode penyuluhan digunakan dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian, salah satunya adalah "metode demonstrasi".

Penjelasan "Metode demonstrasi”, sering kali dipandang sebagai metode yang paling efektif, karena metode seperti ini sesuai dengan kata pepatah "seeing is believing" yang dapat diartikan sebagai “dengan melihat, kita menjadi percaya” atau percaya karena melihat. Artinya didalam kegiatan penyuluhan, kepada sasaran penyuluhan perlu ditunjukan bukti-bukti yang nyata yang dapat dilihat mata kepala sendiri, agar mereka mempercayai segala sesuatu yang disuluhkan. Bila mereka sudah percaya, mereka lebih cepat terdorong untuk mencobah dan menerapkanya. Oleh sebab itu metode demonstrasi hampir selalu diterapakan oleh setiap penyuluh, meskipun sebenarnya metode ini lebih tepat diterapakn setidak-tidaknya pada tahapan “minat” dan “menilai”, karena memerlukan biaya yang relative mahal".

PENGUNGKIT PRODUKTIFITAS

Beberapa faktor pengungkit produktitas yang paling berpengaruh terhadap peningkatkan produksi tanaman pangan antara lain; Inovasi teknologi, sarpras, peraturan perundangan dan local wisdom serta sumbedaya manusia. Sementara teknologi pengukit produktifitas dibutuhkan adalah Varietas, Pemupukan berimbang, Alsintan, Pengendalian OPT dan Panen/Pasca panen.

(Junnaidy)

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.