Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan
Populer: Berita Pengaduan PPID
Telepon (0756) 7464085
Email disperta@pesisirselatankab.go.id
Umum

Waspada Kurap Kucing (Dermatofitosis): Bukan Hanya Bikin Gatal, Tapi Juga Menular ke Keluarga!

20 Oct 2025 12:00:16 WIB 20x dibaca
PUSKESWAN PAINAN
Waspada Kurap Kucing (Dermatofitosis): Bukan Hanya Bikin Gatal, Tapi Juga Menular ke Keluarga!

Oleh: drh. Hayatul Fitro, Kepala Puskeswan Terpadu Painan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Bapak/Ibu, saudara-saudari, dan seluruh pecinta kucing di Pesisir Selatan yang kami hormati.

Kucing adalah adalah hewan kesayangan yang merupakan bagian tak terpisahkan dari keluarga kita. Namun, sebagai pemilik, kita harus selalu waspada terhadap penyakit kulit yang sangat sering menyerang, yaitu Dermatofitosis, atau yang biasa kita sebut Kurap/Jamur Kucing.

Baru-baru ini, kami menangani pasien kucing betina lokal berusia 2 tahun dengan gejala yang khas: kulitnya mengelupas, memerah, dan terlihat basah di beberapa area, terutama di perut kiri dan ekor.

Kasus ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa jamur pada kucing bukan hanya masalah kosmetik, tapi bisa menjadi ancaman kesehatan bagi seluruh anggota keluarga di rumah.

1. Apa Itu Dermatofitosis (Kurap)?

Dermatofitosis adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur, bukan oleh cacing (meski sering disebut ringworm).

Jamur ini sangat suka hidup di bulu, kuku, dan lapisan luar kulit kucing. Kabar buruknya, penyakit ini sangat mudah menular—bukan hanya ke kucing lain, tapi juga ke hewan peliharaan lain dan yang paling penting, menular ke manusia!

2. Kenali Ciri-Ciri Kucing Terkena Jamur

Gejala yang dialami oleh kucing pasien kami adalah tanda umum Dermatofitosis. Segera periksa kucing kesayangan Anda jika muncul tanda-tanda berikut:

  • Rambut Rontok Berbentuk Bulat: Paling sering terlihat sebagai kebotakan melingkar (seperti cincin) di area kepala, telinga, perut, atau kaki.
  • Kulit Merah dan Mengelupas: Di area yang rontok, kulit terlihat memerah, bersisik, atau mengelupas.
  • Luka Basah atau Berkerak: Seperti pada kasus yang kami tangani, jika infeksi sudah parah dan digaruk terus-menerus, luka bisa menjadi basah dan akhirnya membentuk kerak.
  • Gatal Berlebihan: Kucing akan sering menjilat, menggaruk, atau menggesekkan tubuhnya ke lantai atau dinding.

3. Penularan ke Manusia: Jangan Sampai Terjadi!

Ini adalah poin yang paling penting. Dermatofitosis adalah Penyakit Zoonosis, artinya bisa berpindah dari hewan ke manusia.

Pada manusia, jamur ini menyebabkan ruam merah dan sangat gatal, biasanya berbentuk bulat (seperti kurap). Penularannya sangat mudah, hanya dengan:

  • Sentuhan Langsung: Mengelus kucing yang terinfeksi.
  • Benda Perantara: Menyentuh selimut, bantal, atau sofa yang baru saja digunakan kucing yang sakit.
  • Lingkungan: Spora jamur bisa bertahan di karpet atau kasur untuk waktu yang lama.

4. Pencegahan dan Pengobatan Kunci

Pencegahan dan pengobatan jamur membutuhkan kedisiplinan dan kerjasama dari pemilik.

A. Langkah Pencegahan Terbaik:

  • Jaga Kebersihan Lingkungan: Rajin membersihkan dan menjemur alas tidur, kandang, dan tempat bermain kucing. Jamur sangat suka tempat yang lembap.
  • Jaga Kebersihan Kucing: Mandikan kucing secara teratur dengan sampo khusus (sesuai saran dokter hewan), dan pastikan bulunya benar-benar kering setelah mandi.
  • Isolasi Cepat: Jika Anda mendapati satu kucing sakit (seperti kasus kucing tersebut), segera pisahkan (isolasi) kucing tersebut dari hewan lain dan manusia di rumah, sampai dokter hewan menyatakan dia sembuh total.

B. Pengobatan:

  • Jangan Obati Sendiri! Penggunaan obat oles atau sampo yang salah justru bisa memperparah luka.
  • Bawa ke Dokter Hewan: Segera bawa kucing Anda ke dokter hewan untuk pemeriksaan dan pengobatan. dokter hewan akan memberikan obat minum anti-jamur dan salep yang tepat.
  • Sabar dan Tuntas: Pengobatan jamur biasanya memakan waktu minimal 3-4 minggu. Anda harus sabar dan memastikan pengobatan diberikan secara tuntas sesuai arahan dokter hewan agar jamur tidak kambuh.

Mari kita lindungi hewan kesayangan kita dan keluarga dari ancaman jamur kulit yang menyebalkan ini. Kesehatan hewan adalah tanggung jawab kita bersama.

Salam Sehat dari Kami, Puskeswan Terpadu Painan.

Berikan Reaksi Anda
Bagikan Berita
Kategori
Umum
0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar
Mohon masukkan nama Anda.
Mohon masukkan email yang valid.
Mohon tulis komentar Anda.